SBS : Kecamatan Rinhat Memiliki Segudang Potensi Pertanian & Peternakan.

Betun,sonafntt-news.com. Kecamatan Rinhat sebagai salah satu daerah di Kabupaten Malaka memiliki segudang potensi terutama di bidang Pertanian dan Peternakan yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki tatanan ekonomi yang produktif guna menjawab kebutuhan keluarga dan masyarakat menuju daerah yang maju dan berdaya saing.

, Kecamatan Rinhat terdiri dari 20 desa dan dari aspek wilayahnya umumnya masuk dalam daerah pegunungan yang memiliki wilayah sangat luas dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan pengembangan usaha dalam jumlah besar baik peternakan sapi,babi, ayam maupun ternak lainya guna memenuhi kebutuhan keluarga dan permintaan pasar di Kabupaten Malaka bahkan bisa diekspor keluar sesuai kebutuhan yang ada.

Hal ini disampaikan oleh Calon Bupati Malaka Periode 2020-2025 dr.Stefanus Bria Seran saat ditemui oleh awak media di Haitimuk Kecamatan Weliman, selasa 6/10/2020.

Stefanus Bria Seran mengungkapkan bahwa Rinhat memi banyak potensi termasuk pertanian dan peternakan yang harus menjadi prioritas ke depannya guna membuka akses dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat bagi masyarakat kearah yang lebih baik.Hal ini juga didukung pembangunan akses jalan sebelumnya dari Kota Kecamatan Biudukfoho ke Bo’en.Pembangunan Jalan yang ada sangat membantu warga terutama memudahkan mengambil hasil pertanian baik memenuhi kebutuhan sehari -hari dan melakukan kegiatan ekonomi bahkan kegiatan lainnya yang mendukung proses pembangunan daerah.

Lanjut SBS saya sangat bangga karena bisa berkunjung di dua dusun yang paling terpencil di Rinhat yakni Nitmalak dan dusun Wesukabi di Desa Wekeke yang langsung berbatasan dengan Kabupaten TTU dan TTS.

Dalam kesempatan itu ia menjelaskan salah satu agenda besar yang perlu diselesaikan yakni pemekaran Kecamatan Rinhat menjadi dua Kecamatan. Rencana pemekaran tersebut sudah diusulkan Pemerintah Daerah Malaka dan sementara diproses di Pusat.

Rinhat sangat layak untuk dimekarkan karena terdiri dari 20 desa sehingga bisa dibagi dua, setiap kecamatan terdiri dari 10 desaā€¯ungkapnya.

Ia menambahkan masyarakat Desa Wekeke minta untuk dibangun satu buah Puskesmas Pembantu dan bisa dipenuhi untuk memudahkan akses layanan kesehatan (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *