Sejarah Mencatat! Baru Pertama Kali Terjadi, Ribuan Petani Amanuban Selatan Terima Bantuan Bibit Unggul Padi 30,6 Ton dari Usman Husin
Amanubann, Sonaf NTT-News.com. Sejarah mencatat hari ini sebagai momentum bersejarah bagi dunia pertanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Untuk pertama kalinya, ribuan petani dari Kecamatan Amanuban Selatan menerima bantuan bibit padi unggul sebanyak 30,6 ton dari Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin.
Bantuan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah di wilayah tersebut, menjangkau 86 kelompok tani dari 9 desa yaitu: Desa Polo, Bena, Linamnutu, Kiubaat, Batnun, Mio, Enoneten, Oebelo, dan Oekiu. Tidak hanya menjadi angin segar bagi petani yang tengah memasuki musim tanam kedua, kehadiran Usman Husin juga membawa harapan baru bagi ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.
“ ini bukti nyata bahwa aspirasi petani bisa diwujudkan. Karena saya percaya, kalau petani kuat, maka negara juga kuat,” tegas Usman Husin dalam acara penyerahan bantuan benih padi unggul di Halaman Kantor Desa Bena, Kamis 22/9/2025.
Usman menegaskan bahwa bantuan ini adalah hasil aspirasi murni dari petani yang diperjuangkannya langsung di Senayan, tanpa pungutan biaya, tanpa embel-embel.
Ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan harus terbuka, adil, dan digunakan sebaik-baiknya oleh petani.
“Tidak boleh dijual, tidak boleh disalahgunakan. Ini hak bapak dan ibu petani. Kalau disalahgunakan, petani sendiri yang rugi,” katanya mengingatkan.
Camat Amanuban Selatan, Dedy Leokuna, S.STP., M.Tr.IP., menyampaikan apresiasi luar biasa atas perhatian dan konsistensi Usman Husin dalam mendukung petani.
Ia menekankan bahwa bantuan datang tepat waktu, ketika petani memasuki musim tanam kedua dan sangat membutuhkan bibit berkualitas.
“Ini pertama kali dalam sejarah. Kami tidak hanya senang, tapi bersyukur karena ada wakil rakyat yang benar-benar turun dan menyentuh kebutuhan rakyatnya,” ujar Dedy.
Tak hanya menyerahkan bantuan bibit, Usman Husin juga membuka ruang dialog langsung dengan petani dan kepala desa, yang menyampaikan kebutuhan untuk mendukung pengembangan kegiatan pertanian seperti hand traktor roda empat, embung mini, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga alat panen (kombine harvester).
(NNampak 86 kelompok tani dari 9 Desa lingkup Kecamatan Amanuban Selatan serius mendengar arahan dari Anggota DPR RI Usman Husin sebelum penyerahan bantuan, Kamis 24/9/2025)
Kepala Desa Bena, Charles Nabuasa, mengatakan lahan pertanian di desanya luas, namun belum dikelola maksimal karena kekurangan alat.
Sementara Kades Enoneten, Paulus Tobe, menyebutkan memiliki 200 hektare lahan basah di desanya bisa jauh lebih produktif dengan dukungan alat.
“Kami harap apa yang kami usulkan bisa diperjuangkan, dan kami percaya Bapak Usman Husin bisa realisasikan itu di tahun 2026,” ujarnya di sela-sela sesi kegiatan tersebut
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Amanuban Selatan Hadyjantp Praden, Dandramil 1621/05 Panite Letut Inf. Jorom Imanuel Nubatonis, Ketua Klasis Amanuban Selatan, Mantan Anggota DPRD TTS Melianus Bana, Tenaga Ahli DPR RI Dapil Timor Dikson Boymau, penyedia jasa, penyuluh pertanian dan tokoh masyarakat.
Dandramil 1621/05 Panite Letut Inf. Jorom Imanuel Nubatonis dalam keterangannya menyampaikan bahwa program bantuan ini sangat nenyentuh kebutuhan dasar petani oleh karena itu siap mendukung dan menjaga agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak.
“Mari kita sukseskan program swasembada pangan bersama-sama. Ini bukan tugas satu pihak, tapi tugas kita semua,” tegas Dandramil Nubatonis.
Bagi masyarakat Amanuban Selatan, bantuan 30,6 ton bibit ini bukan hanya soal angka. Ini adalah pengakuan atas kerja keras petani, dan menjadi bukti bahwa wakil rakyat bisa benar-benar hadir dan bekerja untuk rakyatnya.
“Hari ini bukan hanya bibit yang ditanam. Tapi kepercayaan. Kami percaya, aspirasi kami tidak lagi berhenti di kertas,” ucap seorang petani dari Desa Bena.
(Anggota DPR RI Usman Husin pose bersama Camat Amanuban Selatan, penyedia jasa dan Kelompok Tani )
Semetara salah satu tokoh masyarakat dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dengan langkah konkrit seperti ini, Amanuban Selatan tak hanya menoreh sejarah, tapi juga menjadi contoh keberhasilan sinergi antara rakyat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan wakil rakyat pusat. Semoga program seperti ini terus berlanjut, menjadikan petani sebagai pahlawan pangan dan sekaligus mendukung bena sebagai salah satu lumbung pangan untuk menjawab kebutuhan daerah dan nasional di masa mendatang.


