SMPN 6 Kota Kupang Siap Menerapkan KBM Sesuai Titik Kumpul Siswa

Kupang,sonafntt-news.com. Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di masa pandemik covid-19 SMPN 6 Kota siap menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan dua metode baik secara online maupun offline namun dilaksanakan berdasarkan titik kumpul siswa dengan tujuan untuk benar-benar memastikan agar anak-anak belajar dengan efektif dan mengacu terhadap kurikulum pendidikan yang ditetapkan.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMPN 6 Kota Kupang Aryandy Benygerius Mauko,S.Pd,M..Hum usai sosialisasi bersama dengan orangtua siswa mengenai petunjuk pelaksanaan sistem belajar dan skema pembelajaran yang dilaksanakan di rumah siswa, Selasa 21/7/2020.

Aryandy menjelaskan bahwa penerapan KBM yang akan menggunakan titik kumpul berdasarkan hasil kesepakatan dengan orangtua murid guna untuk menjamin anak-anak belajar dengan baik dan disesuaikan dengan karakteristik SMPN 6 Kota Kupang yang sebagian besar orang tua berprofesi sebagai tukang bangunan.


Sementara untuk titik kumpul KBM kelas VII sebanyak 28, kelas VIII 30 titik dan kelas IX masih dalam perencanaan namun target yang diharapkan 30 titik dan kegiatan mengajar tahun ajaran baru 20202021 akan berlangsung senin tanggal 27/7/2020 dimana sesuai kesepakatan setiap titik tumpul sebanyak 10 orang siswa karena kondisi ketersediaan guru dan pada jam belajar, mata pelajaran guru bersangkutan wajib turun mengajar sesuai titik yang telah ditentukan bersama namun kegiatan belajar akan dilaksanakan secara bergilir dari kelas VII hingga kelas IX.


Selain itu untuk mendukung KBM di rumah setiap siswa akan diberikan 10 buku mata pelajaran dan para guru juga akan menyiapkan materi pelajaran, video pembelajaran yang sederhana dan inovatif agar mudah dipahami oleh siswa bahkan memberikan hard copy materi pelajaran.

Saya berharap para guru dapat menjalankan perannya dengan baik dan harus aktif membangun komunikasi dengan orangtua murid sehingga memastikan siswa benar-benar belajar dengan baik dan target kurikulum pendidikan yang diharapkan dapat tercapai serta sebagai salah satu langkah positif menyiapkan investasi sumber daya manusia yang produktif,berdaya saing dan berkelanjutan di era digital .(MF).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *