Studi Banding Ke Imigrasi Cirebon, Imigrasi Kupang Diharapkan Bangun Inovasi Layanan

Cirebon, Sonafntt-news.com.  Imigrasi Kupang diharapkan agar membuat sebanyak mungkin inovasi layanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau WBK-WBBM. Selain itu, juga diharapkan agar mampu memanfaatkan sarana dan prasarana serta komposisi pegawai yang ada untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

 Demikian disampaikan, Adi Hari Pianto, Ketua Pembangunan Zona Integritas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, kepada Tim Kunjungan Studi  Banding Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, pada Selasa (29/08/2023).

“Kami (Imigrasi Cirebon-red.), memiliki beberapa inovasi unggulan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat”, ucap Adi dalam arahannya. “Diantaranya pengambilan paspor Drive Thru, layanan inovasi berbasis IT dengan barcode scanner, layanan Paspor masuk desa dan layanan paspor disore hari, yang semuanya memanfaatkan teknologi saat ini dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat”, terangnya lebih lanjut. Menurut Adi, WBK-WBBM di awalnya hanyalah sebuah predikat namun sekarang sudah merupakan suatu keharusan bahwa setiap Unit Pelaksana Teknis memberikan standarisasi yang sesuai WBK-WBBM, jadi belum mendapat predikat bukan berarti tidak melakukan perubahan.

Kunjungan studi  Banding yang dilakukan oleh Tim Imigrasi Kupang, yang berada dibawah naungan Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, yang dipimpin oleh Marciana Dominika Jone, merupakan salah satu upaya Imigrasi Kupang mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK-WBBM. Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk menata kembali Zona Integritas Imigrasi Kupang yang telah beberapa kali gagal meraih predikat WBK.

“Tim (Imigrasi Kupang-red.) yang datang ini adalah para admin pokja dan beberapa perwakilan bagian Tata Usaha”, ujar Fitra Izharry, Ketua Tim Kunjungan Studi Tiru Imigrasi Kupang, dalam arahannya. 

“Komposisi Tim ZI Imigrasi Kupang saat ini mengikuti Imigrasi Cirebon yaitu memiliki posisi admin yang berada di bawah ketua Pokja”, lanjutnya menjelaskan. Menurut Fitra, alasan Imigrasi Kupang memilih Imigrasi Cirebon sebagai locus studi  banding antara lain bahwa Imigrasi Cirebon sudah mendapat predikat WBK-WBBM dan juga merupakan Barometer pelayanan yang dibuktikan dengan banyaknya Kantor Imigrasi dari seluruh Indonesia bahkan dari instansi lain yang datang untuk belajar mengenai pembangunan ZI di Imigrasi Cirebon.

Kunjungan yang berlangsung kurang lebih selama 4 (empat) jam ini berjalan padat dan lancar. Kunjungan ini diisi dengan beberapa kegiatan seperti penayangan profil singkat Imigrasi Cirebon, sambutan dan arahan, pertukaran cinderamata, pemaparan dan observasi langsung dengan melihat pelayanan baik yang berhubungan dengan Tugas dan fungsi Keimigrasian maupun bagian fasilitatif, ketersediaan sarana dan prasarana serta inovasi pada Imigrasi Cirebon.(em/SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *