Sukseskan Program 100 Hari Kerja Walikota Dan Wawali, Dinas P Dan K Tanam 2000 Anakan Dan Sinergi Bersama FKM Undana Lakukan Penilaian Kebersihan Sekolah Selama Tiga Bulan
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Salah satu indikator untuk mewujudkan sebuah daerah yang maju dan berkembang adalah membangun kerja sama yang efektif melalui kerja nyata di lapangan dan hal ini juga dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dengan mendatangkan 2000 anakan dari BPDAS NTT selanjutnya membagikan kepada sekolah Dasar (SD) dan SMP guna ditanam dilingkungan sekolah. Selain itu, upaya berikut yakni sinergi bersama Fakulltas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana melakukan penilaian kebersihan selama tiga bulan di SD dan SMP se-Kota Kupang.
Demikian keterangan Kepala Bidang Pembinaan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Oktovianus Naitboho, S.Pd, MSi, di sela-sela lomba penulisan Karya Ilmiah tingkat SD dan lomba debat bahasa inggris antar siswa SMP di Hotel Neo Aston Kupang, kamis 24/4/2025.
Oktovianus Naitboho menerangkan bahwa untuk mensukseskan agenda Pemerintah Kota Kupang dibawah kepemimpinan dr. Cristian Widodo dan Serena Francis, kami Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan merupakan bagian integral dari masyarakat memiliki tanggung jawab moril guna mendukung kemajuan daerah dimana tagline yang kami ambil yakni “ mewujudkan satuan pendidikan yang hijau dan bersih. Untuk urusan hijau, kami sudah melakukan kerja nyata dengan mendatangkan 2000 anakan, berupa 500 pohon mangga, 500 pohon lengkeng, 500 jambu kristal, dan 500 bunga asoka dan telah distribusikan ke sekolah dasar dan SMP untuk di tanam dan merawat sampai besar” ungkapnya
Kabid Pembinaan Dasar lanjut menjelaskan, untuk mewujudkan sekolah yang bersih, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang telah membangun kerja sama dengan FKM Undana melakukan penilaian kebersihan sekolah selama tiga bulan. ”Hari ini tim turun di SD dan SMP, bulan depan tim kembali melakukan penilaian sesuai kriteria yang di tentukan bagi 159 SD/MI dan 66 SMP/MTs di wilayah Kota Kupang. Hasilnya akan diumumkan pada Agustus 2025 dan tim penilai akan memilih 10 sekolah terbersih dan terhijau untuk jenjang SD dan SMP bahkan akan di berikan piala dan uang tunai saat moment Hari Ulang Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menegaskan hadiah yang akan diberikan sebagai mofitasi dan edukasi kepada anak -anak sekolah agar mereka terlibat aktif mensukseskan program gerakan sekolah hijau dan memastikan agar lingkungan sekolah selalu bersih serta bebas dari sampah.Selain itu kami juga membentuk karakter anak-anak untuk mencintai kebersihan yang di wujudkan melalui lomba menulis, dimana karya yang di hasilkan adalah aksi nyata dalam mengelolah sampah di sekolah, misalnya memilah sampah plastik kemudian mengolahnya menjadi pot bunga, ini aksi nyata mendaur ulang sampah dan langkah ini sebagai solusi memberikan edukasi agar membuang sampah pada tempat yang telah di tentukan dan hal ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Kupang, setiap sekolah kini wajib memiliki tiga jenis tempat sampah Kuning (sampah anorganik), Hijau (sampah organik) dan Merah (residu).
Diuraikan juga, dari penulisan siswa SD dan SMP akan di lakukan penilaian dan tim juri dengab memilih enam terbaik.
Menurutnya, lomba penulisan ini juga meningkatkan kapasitas akademik dimana mengajak kita semua agar lebih kreatif, berpikir sistematis, rasional dan membentuk karakter anak-anak agar membiasakan hidup bersih sedangkan untuk SMP lomba debat bahasa inggris dimana yang materi yang di perdebatkan yakni aksi nyata dalam mengelola sampah.
“Debat sebagai salah satu sarana penting untuk meningkatkan ketrampilan bahasa inggris dan hal ini juga memberikan edukasi serta mengajak siswa terlibat aktif dalam mengelola sampah di sekolah “ pungkas Oktovianus
