daerah

Terobosan Kesehatan Daerah: Labkesda Kupang Akhirnya Resmi Beroperasi setelah Tertunda 3 Tahun

Oelamasi, Sonaf NTT-News.com. Setelah menanti lebih dari tiga tahun, masyarakat Kabupaten Kupang akhirnya bisa menyambut terobosan baru di bidang pelayanan kesehatan. Pada Selasa (26/8/2025).Bupati Kupang Yosef Lede secara resmi meluncurkan operasional UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Kupang yang berlokasi di Oelamasi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Pimpinan Bank NTT Cabang Oelamasi Eduard Hede, Kepala Dinas Kesehatan Yoel Laitabun, Kepala Dinas Perijinan Guntur Taopan, Kepala Dinas Sosial Paul Liu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kupang Viktor Marunduri, dan pimpinan OPD lainnya

Peresmian ini menjadi momen penting, tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini sangat membutuhkan layanan penunjang diagnosis yang berkualitas, akurat, dan terjangkau.

Dalam sambutannya Bupati Yosep menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Hari ini menjadi momen penting, karena kita resmi meluncurkan UPTD.Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kupang. Kehadiran Labkesda ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan penunjang diagnosis yang berkualitas, akurat, efisien dan terjangkau,”kata Yosef Lede.

Lebih lanjut ia jelaskan, pelayanan di Labkesda Kabupaten Kupang terbuka untuk umum. Dari mana pun, siapapun bisa datang kesini dapatkan pelayanan. Yosef Lede juga meminta agar Labkesda segera dipenuhi sarana dan prasarana yang mendukung dan memadai.

“Saya menaruh harapan besar agar Labkesda dapat dikelola secara profesional dengan menjunjung tinggi standar mutu pelayanan, akreditasi laboratorium, serta penerapan sistem manajemen mutu yang baik. Tenaga kesehatan yang bertugas di Labkesda terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, menjaga integritas dalam setiap pemeriksaan, serta memastikan hasil laboratorium yang cepat, tepat dan akurat,”harap dia.

“Kehadiran Labkesda ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan penunjang diagnosis yang berkualitas, efisien, dan terjangkau,” tegas Bupati Yosef Lede dalam sambutannya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Yoel Laitabun, dalam laporannya mengungkapkan bahwa pembangunan Labkesda ini menelan anggaran sebesar Rp2,9 miliar. Proyek ini sebenarnya sudah dimulai sejak 27 Mei 2022, namun sempat tertunda operasionalnya karena berbagai kendala teknis.

Atas dorongan dan perhatian serius dari Bupati Yosef Lede, akhirnya Labkesda ini bisa beroperasi secara resmi pada tahun 2025.

Bupati Yosef juga membuka wacana pengembangan inovasi layanan berbasis digital, agar akses masyarakat terhadap hasil laboratorium bisa lebih cepat dan praktis. Tak hanya itu, ia juga mendorong kolaborasi antara Labkesda dengan rumah sakit, perguruan tinggi, dan lembaga riset, sebagai bagian dari strategi meningkatkan kapasitas layanan laboratorium daerah.

Usai peluncuran, Bupati bersama jajaran pimpinan OPD dan tamu undangan melakukan inspeksi langsung ke seluruh fasilitas laboratorium.

Dengan beroperasinya Labkesda Kupang, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam hal deteksi dini penyakit, monitoring kesehatan masyarakat, serta pemenuhan data laboratorium yang akurat untuk kepentingan kebijakan kesehatan daerah.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *