Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Satker PJN II NTT Siap Sukseskan Enam Paket Jalan di TTS, Belu, TTU, Alor dan Malaka

Screenshot_20261001-110913_Chrome

Kupang, SonafNTT-News.com — Upaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus didorong pemerintah. Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) tentang Jalan Daerah (IJD), Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT menyiapkan sejumlah paket pembangunan jalan untuk menjawab kebutuhan konektivitas di daerah.

Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT, Fahrudin, ST, saat ditemui awak media, Rabu (20/9/2026), di ruang kerjanya menjelaskan bahwa Khusus di wilayah kerja Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi NTT, terdapat enam paket IJD Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di lima kabupaten, yakni Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Alor dan Malaka

Total pagu anggaran untuk enam paket tersebut mencapai sekitar Rp72,4 miliar.

Menurut Fahrudin, keenam paket tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan konektivitas infrastruktur jalan daerah di NTT.

“Enam paket tersebut tersebar di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Alor dan Kabupaten Malaka,” jelasnya.

Enam Paket Jalan, Lima Kabupaten

Fahrudin menguraikan, paket pertama berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan, berupa lanjutan pembangunan Jalan Kolobesa Off sepanjang 4 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp 21 miliar.

Selanjutnya, di Kabupaten Belu terdapat pembangunan ruas Jalan Maukumu–Webutak sepanjang 2 kilometer dengan pagu anggaran Rp7 miliar.

Sementara untuk Kabupaten Timor Tengah Utara, pemerintah menyiapkan lanjutan pembangunan Jalan Manumean–Punu sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp11,4 miliar.

Lebih lanjut diuraikan, Kabupaten Alor mendapatkan dua paket lanjutan pembangunan ruas Jalan Bukapiting–Apui.

Paket Bukapiting–Apui I memiliki panjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp12,8 miliar. Sedangkan Bukapiting–Apui II juga memiliki panjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp12,8 miliar.

Adapun satu paket lainnya berada di Kabupaten Malaka, yakni pembangunan ruas Jalan Biudukfoho–Tafuli sepanjang 1,3 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp7,4 miliar.

Segera Masuk Tahap Lelang

Meski telah mendapatkan alokasi anggaran, Fahrudin menegaskan bahwa seluruh paket IJD Tahun 2026 yang ditangani Satker PJN Wilayah II NTT saat ini masih dalam proses penyesuaian dokumen untuk selanjutnya memasuki tahapan lelang. Artinya, pekerjaan fisik belum memasuki tahap pelaksanaan konstruksi. Tahapan administrasi dan penyiapan dokumen menjadi bagian penting sebelum proses pengadaan dilanjutkan.

“Seluruh paket IJD Tahun 2026 yang dialokasikan kepada Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT saat ini masih dalam proses penyesuaian dokumen untuk masuk ke tahapan lelang,” ujar Fahrudin.

 

 

Ia menambahkan untuk  penandatanganan kontrak di targetkan minggu kedua bulan Oktober 2026.