Tingkatkan Etos Belajar Siswa, SDK Canosa Gelar Lomba Menyanyi Dan Baca Puisi Antar Siswa Secara Virtual

Kupang,sonafntt-news.com. Dalam rangka meningkatkan etos belajar siswa di masa pandemik covid-19 dan merayakan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Sekolah Dasar Katolik (SDK) Canosa Kecamatan Maulafa Kota Kupang terus melakukan langkah-langkah strategis untuk mendukung kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) agar peserta didik dapat menikmati pelajaran dengan efektif dan kreatif sesuai kurikulum yang ditetapkan dengan harapan siswa dapat meningkatkan pengetahuan bahkan meningkatkan keterampilannya sesuai tuntutan dan perkembangan yang sangat kompetitif.


Kegiatan ini kami lakukan bertepatan dengan HUT RI Ke-75 dengan tujuan memberikan rangsangan belajar bagi anak-anak untuk tetap semangat belajar meskipun dihadapkan dengan pandemik Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir. Untuk diketahui peserta lomba sebanyak 90 orang yang terdiri dari kelas kelas 1-sampai kelas 6.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SDK Canosa Sr.Igniosa Kefi,FdCC,Spd saat ditemui oleh awak media usai penyerahan lomba menyanyi yang berlangsung di Aula Utama SDK Canosa, Kamis 20 Agustus 2020.

Sr.Ignosa menjelaskan bahwa untuk memeriahkan HUT RI Ke-75 kami melaksanakan lomba secara virtual yang dibagi dalam dua kategori yakni lomba membaca puisi untuk kelas 1-III sedangkan lomba menyanyi bersama orangtua murid bagi kelas IV-VI.


Lomba ini bertujuan untuk memberikan semangat baru bagi siswa didik walaupun belajar dirumah karena wabah pandemik covid-19 namun harus tetap diingat bahwa 17 Agustus merupakan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan kegiatan ini pula melibatkan orangtua murid untuk menyadarkan betapa pentingnya peran dan tanggungnya dalam menwujudkan cita-cita generasi bangsa bahkan di masa situasi pandemik covid-19 kita semua diminta memberikan pelayanan yang terbaik di semua sektor termasuk anak-anak sebagai pewaris masa masa depan bangsa.

Sementara secara teknis pelaksanaan kegiatan lomba tersebut berlangsung dari tanggal 15 Agustus yang dimulai dari pengiriman video dan penilaian dilaksanakan pada 17 Agustus 2020 serta pengumuman dilaksanakan bertepatan dengan hari libur, 20 Agustus 2020 dengan harapan agar orangtua murid dapat menyaksikan hasil karya dari anak-anak, ini tentu menjadi kebanggaan dan spirit tersendiri yang berhasil mendapatkan juara.

Selain itu, untuk teknik penilaiannya dilihat dari berbagai indikator yakni penguasaan jenis lomba, kreativitas anak-anak, mental saat tampil di depan umum, dan kerja sama antara orangtua dan siswa serta poin yang dominan diberikan adalah tanggung jawab dan kekompakan orangtua saat perlombaan berlangsung. Langkah ini juga sebagai salah satu bagian mendorong orangtua untuk meningkatkan perhatian kepada anak-anak dan berdasarkan hasil penilaian dari tim juri pemenang lomba puisi, juara I Cristin Amora Saba,juara II Adniel Cyrillo Pareira,juara III Alesanderia Zefanya Ngongo,Juara harapan I Walburga Gratias Meda Laba,Juara harapan II Aurelia Vania Greselda Namah, juara harapan III Alvaro Gabriel Sau.


Untuk diketahui juga untuk pemenang lomba nyanyi bersama keluarga juara I Giovani Ghantario Fray,Juara II Rosa De Lima Laga, juara III Eufrasia Chestin Kolo,juara harapan I Gabriella Genoveva Gween Dambu, juara harapan II Putri Rosari Beda dan juara harapan III Margareta Martilar Apelabi. Ungkapnya.

Ia menambahkan di tengah pandemik covid-19 proses penilaian belajar yang dilakukan hingga saat ini berjalan dengan baik dengan mengacu terhadap ketentuan yang berlaku yakni para guru diwajibkan memberikan pelatihan video pembelajaran bagi siswa yang mekanismenya dikirim melalui whatsapp group dan google class room selanjutnya memberikan pelajaran kepada anak-anak.

Untuk mendukung KBM berjalan dengan baik diberikan kesempatan untuk orangtua murid memberikan masukan atau saran dan jika adanya siswa yang belum mengetahui mata pelajaran tertentu dan guru mata pelajaran bersangkutan siap ke rumah orangtua memberikan penjelasan yang detail.

Disamping itu, sesuai jadwal yang sudah ditetapkan setelah semua materi pelajaran diberikan para guru juga akan kembali melakukan kunjungan kerumah siswa untuk review kembali materi pelajaran yang diberikan dan jika adanya siswa yang belum memahami pelajaran tertentu misalnya Ilmu Pengetahuan Alam maupun materi lainnya para guru akan memberikan penjelasan untuk menjawab kebutuhan siswa dan kami juga memberikan ruang bagi anak-anak yang belum memiliki Handphone Android untuk mengakses layanan internet di sekolah namun adanya ketentuan dalam bentuk surat pernyataan bermaterai enam ribu rupiah apabila dalam situasi pandemik covid-19 terjadinya hal-hal diluar harapan bersama tentu akan dilaksanakan sesuai ketentuan tersebut,ungkapnya.

Pimpinan sekolah SDK Canosa yang juga putri asli Tunbaba, Kabupaten Timor Timor Tengah Utara itu menegaskan bahwa untuk mendukung KBM tahun 2020 kami pihak sekolah terus kerja dan melakukan langkah-langkah inovatif untuk menjawab harapan dari orangtua karena sesuai hasil kunjungan yang dilakukan anak-anak tidak belum belajar dengan efektif sambil mengikuti perkembangan covid-19.

Langkah yang akan dilakukan ke depan yakni membangun kesepakatan bersama dengan orangtua untuk menerapkan sistem belajar secara bergilir (shift) dengan batas jam belajar maksimal dua jam dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Hal ini juga merujuk pada hasil evaluasi antara guru dan orangtua murid dimana 90 % menyepakati agar ke depan melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah.

Upaya lain dilakukan untuk mendukung pencegahan dan mematikan penyebaran covid-19 yakni kami menyiapkan fasilitas yang memadai diantaranya menyiapkan sabun dan tempat cuci tangan, Hand sanitizer di setiap pintu,alat suhu tubuh, dan lap tangan (handuk kecil).

Menurut, Catarina Nae yang merupakan orang tua murid pemenang lomba puisi, juara I Cristin Amora Saba merasa sangat bangga atas prestasi yang yang diraih oleh anaknya dan ia mengakui hasil yang diperoleh berkat sama antara anak dan orangtua serta yang paling penting ketekunan anak dalam mengikuti lomba tersebut.

Prestasi yang diperoleh memberikan semangat baru anak-anak untuk lebih giat belajar sesuai petunjuk sekolah dan sebagai landasan dalam mengembangkan keterampilannya di masa mendatang, ungkapnya.(MF/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *