Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkot Kupang Gelar Lomba Penulisan Karya Ilmiah Bagi SD/ MI dan Debat Bahasa Inggris Antar Siswa SMP/ MTS

Kupang, Sonaf NTT-News.com. Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan salah satunya diwujudkan dengan menggelar Lomba penulisan karya ilmiah bagi SD / MI dan Debat Bahasa Inggris Antar Siswa SMP/MTS.

Pantauan media, kegiatan berlangsung penuh hikmah di Hotel Neo Aston Kupang yang diawali doa bersama yang dipimpin seorang Biarawati.Turut hadir Plt.DPMPTSP Kota Kupang Andre Otta, para camat, Lurah, Kepala Sekolah SMP dan SD se-.Kota Kupang, Rabu 23/4/2025.

ketua panitia penyelenggara Oktovianus Naitboho, S.Pd, MSi dalam laporannya menerangkan bahwa salah satu problem nasional yang dihadapi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini adalah Kompetensi literasi dan Numerasi Siswa masih sangat rendah. Berdasarkan data yang disurvei dari 81 negara, Indonesia berada di posisi 68 dimana problem ini juga menjadi problem daerah sehingga program prioritas Kementerian Pendidikan yang harus dikelola secara profesional oleh karena itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang merupakan bagian Integral dari persoalan tersebut maka memfokuskan terhadap kegiatan penguatan literasi dan numerasi yang meliputi penulisan karya tulis bagi siswa SD dan Debat Bahasa Inggris bahasa siswa SMP.

Oktovianus Naitboho lanjut menerangkan, dasar dari pelaksanaan kegiatan ini adalah mengacu terhadap Program prioritas Pembinaan Dasar yang diwujudkan melalui pembuatan Literasi dan Numerasi serta menjalankan salah satu Misi Pemerintah Kota Kupang yakni membangun Sumber Daya Manusia yang berkarakter, berkualitas, inklusif, dan menjalankan agenda strategis Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang.

Sementara tujuan dari kegiatan ini antara lain melatih kemampuan menulis anak- anak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, melatih keterampilan anak -anak dalam berbahasa inggris yang diwujudkan melalui lomba debat bahasa inggris selama tiga hari terhitung rabu, 23 -25 April 2025 bahkan mendorong anak- anak agar kedepan bisa berkomunikasi dalam bahasa inggris saat proses Kegiatan Belajar berlangsung. Adapun peserta dari kegiatan lomba penulisan karya ilmiah sebanyak 284 siswa dari 120 SD/MI

“Tema dari lomba penulisan karya ilmiah berbasis best practice tentang pentingnya mengelola sampah di sekolah. Yang ditulis bukan angan-angan namun aksi nyata dengan memberikan edukasi, membangun Sumber Daya Manusia berkarakter tentang mencintai kebersihan lingkungan di sekolah.Selain itu, indikator dan tahapan lomba sudah diatur oleh tim juri dimana enam besar akan diambil sebagai the best guna diberikan hadiah “ ungkapnya

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat membuka Lomba Karya Tulis Ilmiah antar siswa SD dan Debat Bahasa Inggris tingkat SMP se-Kota Kupang serta Pemaparan Roadmap Pengelolaan Sampah menerangkan bahwa lomba penulisan karya merupakan salah salah satu langkah strategis untuk meningkatkan wawasan dan kreatifitas anak-anak yang diwujudkan melalui penulisan karya ilmiah bahkan moment ini sebagai ruang belajar membangun kepercayaan diri anak-anak agar lebih berani tampil aktualisasikan potensi yang dimiliki.

“ Selain memiliki SDM yang baik, anak -anak harus diberikan pendampingan agar memiliki mental yang baik sehingga apa yang dijalankan memberikan dampak positif dalam masa pertumbuhannya di bangku sekolah” ungkapnya

Menurutnya, kepercayaan diri menjadi bekal utama ketika kelak mereka harus mempresentasikan ide atau gagasan, termasuk saat terlibat dalam dunia kerja.

Oleh karena itu, latihan tampil di depan umum sangat penting agar mereka tidak panik dan mampu menyampaikan pikiran dengan baik.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Neda Ridla Lalay, S.H. dalam sambutannya menyampaikan lomba karya tulis ilmiah dan debat bahasa inggris memberikan motivasi sekaligus edukasi pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia melalui menulis sedangkan lomba debat Bahasa Inggris bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris serta sebagai solusi menjawab berbagai kebutuhan pendidikan di masa mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, menjelaskan bahwa kegiatan Lomba berlandaskan pada tiga pilar utama yakni tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan kapasitas peserta didik.

Program tersebut sejalan dengan upaya perbaikan mutu satuan pendidikan dan peningkatan pelayanan berdasarkan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ristek ) Nomor 32 Tahun 2022.

Ia menyebut, sesuai data asesmen Nasional 2024 menunjukkan kota Kupang untuk jenjang Sekolah Dasar naik satu peringkat untuk aspek literasi, numerasi sedangkan tahun lalu peringkat ketiga di NTT dan tahun ini peringkat kedua sedangkan untuk jenjang SMP tetap berada di posisi pertama bahkan indeksnya meningkat 16 % “ .hasil ini tentu berdampak positif bagi pembangunan pembangunan pendidikan Kota Kupang terutama berkaitan dengan Literasi dan Numerasi.

Ia menambahkan, untuk mewujudkan sekolah hijau dan yang bersih kami kerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina dengan melakukan penanaman 200 anakan di sekolah-sekolah dan mengolah sampah serta memilah sampah yang bernilai ekonomis.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *