Tingkatkan Mutu Pendidikan, Undana  Siap Sukseskan 3 Program Strategis

Kupang,sonafntt-news.com.  Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan  Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sebagai kampus yang berwawasan global  di Nusa Tenggara Timur kedepan siap melakukan beberapa agenda strategis diantaranya mengembangkan sistem pertanian berbasis kepulauan.Sistem pertanian berbasis kepulauan sebagai salah satu ciri khas undana jika dikelola dengan baik akan memberikan dampak produktif  bagi masyarakat.

“Kita harus wajib menampilkan keunikan undana sebagai contoh  pohon pepaya yang ditanam  di lahan kering buahnya lebih manis dibandingkan buah pepaya di daerah lain agar kedepan bisa bersaing dengan daerah lain” 

Hal ini  disampaikan oleh Pembantu rektor I   Dr. drh. Max U. E. Sanam, M. Sc saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya, selasa 3 Agustus 2021.

Dr. drh. Max U. E. Sanam, M. Sc  dalam menguraikan bahwa untuk meningkatkan  mutu pendidikan perlu adanya terobosan-terobosan baru dan salah satunya mengembangkan lahan pertanian berbasis kepulauan dengan memanfaatkan teknologi yang ada dengan prinsip  apa yang dilaksanakan memberikan output bagi universitas dan termasuk masyarakat NTT sebagai contoh banyak mahasiswa peternakan setelah mengikuti magang di luar NTT sukseskan mengembangkan ilmunya bahkan memilih berwiraswasta.

Agenda kedua yang dilakukan yakni selain meningkatkan SDM, merubah model pembelajaran    dengan mendorong mahasiswa untuk lebih mengaplikasikan ilmu sesuai jurusannya di tengah  masyarakat guna mewujudkan merdeka belajar bahkan di tengah pandemik covid-19 mengajarkan kita untuk belajar lebih cepat  dan harus terampil menggunakan komputer dan sebagai contoh banyak pihak dari luar NTT datang belajar di undana cara mengatasi penyakit malaria.

 Max U. E. Sanam yang juga salah satu calon rektor undana  langkah lain yang akan dilakukan jika dirinya dipercayakan memimpin Undana untuk empat tahun kedepan yakni  melakukan  evaluasi dan pembenahan internal dengan tujuan memperbaiki akreditasi kampus dan hal dimaksud harus dimulai dari jurusan dan dosen yang memberikan kuliah  minimal  sudah menyelesaikan studi S2, meningkatkan insentif bagi para dosen dan pegawai,  melakukan inovasi-inovasi  baru untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan riset dengan prinsip memberikan manfaat bagi sesama.

Ia menegaskan langkah ini penting dilakukan guna menjawab Tridharma perguruan Tinggi yakni Pendidikan,pengajaran penelitian dan pengabdian bagi masyarakat. (Mf/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *