Tinjau Kantor Samsat Kabupaten TTS, Gubernur VBL Tekankan Perkuat Kolaborasi Ciptakan Inovasi

Kupang, Sonafntt-news.com.Dalam Lanjutan Kunjungan kerja hari Keempat di daratan Timor Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengawali kunjungan kerjanya di kabupaten TTS dengan meninjau  Kantor Samsat Kabupaten TTS  Jumat (7/7/2023). Turut mendampingi Gubernur NTT Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun, Wakil Bupati, Johny Army Konay, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. NTT Lecky Koli, Kadis LHK Prov. NTT Ondi Siagian, Kadis Sosial Prov. NTT Yosef Rasi, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra Mese Ataupah, Kepala Biro. Adm. Pimpinan Prov. NTT Prisila Parera.

Adapun Rangkaian kegiatan diawali dengan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau langsung ruang pelayanan yang ada pada kantor Samsat Kabupaten TTS, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan singkat dari dari Kepala Samsat Kabupaten TTS, dan Kepala UPTD KPH Kabupaten TTS.

Dari hasil pemaparan tersebut dapat diketahui Bersama bahwa Target yang diberikan dari Pemerintah Provinsi NTT Kepada Kantor Samsat Kabupaten TTS pada tahun 2023 yakni sebesar Rp. 44.167.273.096 dan hingga saat ini telah mencapai hasil Rp. 13.535.251.302 atau telah mencapai di angka 30 %  Kemudian Untuk UPTD KPH Kabupaten TTS, total luas Hutan yang ada di kabupaten TTS yaitu seluas 137.165 Ha. Adapun kegiatan ijin tentang Perhutanan Sosial yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan seluas 3.888.28 Ha dibagi kepada 18 Gabungan Kelompok Tani Hutan untuk dikelola dan dimanfaatkan masyarakat.

Menanggapi Pemaparan tersebut Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menjelaskan perlu adanya kerja kolaborasi bersama dengan Bank NTT dan Dinas Pertanian, “Tidak bisa dikerjakan sendiri, mengapa perlu kolaborasi ?, karena  menyangkut dengan input – input data sampai ke setiap desa, karna kita mau tahu mereka tidak bayar pajak ini kenapa, sehingga kita pun dapat mengetahui permasalahan dia tidak bayar pajak karna diberhentikan dari pekerjaan atau apa. Dan untuk lahan yang dikelola contoh seperti program Tanam Jagung Panen Sapi sehingga bekerja seperti ini untuk dapat dianalisis dan mencari jalan keluarnya guna meningkatkan produktivitas dalam bekerja” Ujar Gubernur Viktor.

“Kita di NTT begitu kamu jadi pemimpin harus dituntut melampaui tugas-tugasmu tidak bisa kerja dengan ritme yang pelan dan biasa-Biasa saja, karena tempat kita berat dan susah semuanya serba kurang sehingga tidak boleh menyerah dan harus melampauinya itulah yang disebut inovasi” Tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *