Turun-Temurun Hidup dari Laut, Nelayan Rote Ndao Akhirnya Dapat Bantuan 15 Unit Motor Laut Pertama Kali dari Anggota DPR RI Usman Husin
, SonafNTT-News.com. Harapan panjang nelayan di pesisir selatan Indonesia akhirnya terjawab. Setelah puluhan tahun hanya mengandalkan kekuatan tangan dan dayung untuk melaut, kini nelayan di Kelurahan Metina dan Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, bisa bernapas lega. Mereka akhirnya menerima bantuan 15 unit motor laut dari Aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin.
Bantuan tersebut menjadi yang pertama kalinya diterima oleh nelayan Rote Ndao sejak mereka secara turun-temurun menggantungkan hidup dari laut. Momen bersejarah ini disambut dengan rasa haru, bangga, dan ucapan syukur dari masyarakat pesisir.
Pantauan media di lapangan menunjukkan suasana penuh semangat dan kegembiraan saat penyerahan bantuan dilakukan di Baa, Rabu (5/11/2025). Para nelayan menyambut bantuan itu sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar mereka yang selama ini sering terabaikan.
“Terima kasih Bapak Usman Husin atas dukungan dan perhatian kepada kami. Ini baru pertama kali kami nelayan di sini mendapat bantuan dari pemerintah. Dari dulu kami hidup dari laut, turun-temurun, tapi belum pernah ada bantuan seperti ini,” tutur salah satu nelayan
Dalam keterangannya, Usman Husin, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil nyata dari perjuangan aspirasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat nelayan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Rote Ndao.
“Bantuan ini lahir dari perjuangan aspirasi yang kami sampaikan di DPR RI. Motor laut ini penting bagi nelayan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan melaut, dan tentu saja meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka,” ujar Usman Husin.
Ia menambahkan, motor laut atau mesin tempel merupakan sarana vital dalam kegiatan perikanan rakyat. Keberadaannya memberikan banyak manfaat signifikan, mulai dari efisiensi waktu, peningkatan keselamatan di laut, hingga kemudahan menjangkau daerah tangkapan baru yang lebih potensial.
Selain berdampak langsung pada peningkatan hasil tangkapan ikan, motor laut juga membantu memperkuat rantai perdagangan lokal antar pulau dengan memperlancar distribusi hasil laut dan mobilitas nelayan.
“Kita ingin nelayan tradisional di Rote Ndao punya kesempatan yang sama untuk maju. Mereka adalah penjaga laut Nusantara. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kita harapkan mereka bisa lebih sejahtera dan mandiri,” tambah Usman.
Politisi PKB asal Daerah Pemilihan NTT II itu menegaskan, program aspirasi seperti ini akan terus diperjuangkan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak masyarakat pesisir di seluruh wilayah NTT.
Sementara bagi masyarakat Rote Ndao, bantuan 15 unit motor laut ini bukan sekadar alat produksi — tapi juga simbol harapan baru. Harapan bahwa kehidupan nelayan yang selama ini keras dan bergantung pada alam, kini mulai mendapat perhatian nyata dari wakil rakyat di Senayan.
Dengan semangat baru, para nelayan di Metina dan Namodale siap berlayar lebih jauh, menjangkau laut yang lebih luas, dan membawa pulang hasil yang lebih melimpah. Sebuah langkah kecil, tapi bermakna besar, dalam upaya memperkuat ekonomi maritim dan mengangkat harkat masyarakat pesisir Rote Ndao.
