Usman Husin Tekankan Pendidikan Kader sebagai Pondasi Perjuangan Kesejahteraan Masyarakat
Kupang, SonafNTT-News.com. Anggota DPR RI Usman Husin kembali menegaskan bahwa pendidikan kader merupakan fondasi utama dalam membangun perjuangan politik yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Bangsa yang digelar di Hotel Sasando. Penyelenggaraan kegiatan ini di sponsor oleh Anggota DPR RI Usman Husin dan kerja sama dengan Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB, Kupang, Jumat (19/12/2025).
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin menjelaskan bahwa Kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Bangsa yang digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi sebagai langkah strategis PKB untuk memperluas basis dukungan politik dengan pendekatan yang berbeda dari biasanya.
Usman Husin, menegaskan bahwa pendidikan kader ini dofokuskan kepada relawan-relawan baru dari berbagai kabupaten di NTT. Menurutnya, seluruh peserta merupakan wajah baru yang belum pernah terlibat langsung dalam struktur kepengurusan PKB.
“Semua peserta umumnya orang baru dan bukan pengurus partai dari sejumlah kabupaten di NTT,” pungkas Usman Husin.
Langkah ini dinilai menarik karena PKB mencoba membangun kekuatan politik dari akar rumput dengan memberikan edukasi politik kepada masyarakat umum, bukan hanya kader internal. Pendidikan politik yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam demokrasi serta melahirkan agen-agen perubahan di daerah.
Di hadapan sekitar 136 peserta yang terdiri dari relawan yang umumnya baru bergabung dari berbagai kabupaten lingkup Nusa Tenggara Timur.
Usman Husin menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme, loyalitas, dan militansi para peserta yang telah setia mendampinginya sejak masa pencalonan hingga kini duduk di kursi Senayan.
“ peserta sebagiannya yang hadir di sini adalah orang-orang yang sudah lama saya kenal dan berjuang bersama saya. Rata-rata relawan dan kader ini militan. Maka kesuksesan tidak boleh dinikmati sendiri. Bukan hanya dewan yang harus sukses, tetapi relawan dan kader juga harus ikut merasakan,” tegas Usman Husin disambut aplaus peserta.
Menurutnya, kegiatan ini ruang strategis untuk mendidik, mentransfer wawasan, serta membangun karakter kader agar memiliki integritas dan komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Pendidikan kader, kata Usman, sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan perjuangan partai dan demokrasi yang sehat.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan kader Penggerak Bangsa selama dua hari ke depan dengan sungguh-sungguh, sekaligus memaksimalkan potensi diri masing-masing.
“Saya ingin relawan yang baru bergabung dan kader di sini pulang dengan bekal pengetahuan, kepercayaan diri, dan kesiapan berjuang untuk kepentingan partai dan kesejahteraan masyarakat ke depan,” ujarnya.
Kegiatan PKPB ini turut dihadiri sejumlah pengurus PKB, di antaranya Zaini Rahman selaku Koordinator Instruktur sebagai Ketua Bidang Ideologi DPP PKB, Nurhuda Yusro selaku Sekretaris Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB, Aloysius Malo Ladi selaku Ketua DPW PKB Provinsi NTT, serta Theodora Ewalde Taek selaku Ketua DPC PKB Kota Kupang.
Hadir pula para instruktur nasional seperti Pendeta Lorens Manuputty, Carolus Matutino, Ervi Zidni, dan perwakilan Ketua Banom PKB tingkat Provinsi NTT
Melalui kegiatan, Usman Husin berharap akan lahir kader-kader penggerak bangsa yang tidak hanya militan secara politik, tetapi juga matang secara ideologi dan siap menjadi motor perubahan di tengah masyarakat. Baginya, perjuangan politik sejati adalah perjuangan kolektif yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia dan keberpihakan nyata kepada rakyat
Salah satu peserta kegiatan di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa momentum ini sebagai upaya PKB untuk menyegarkan mesin partai sekaligus memperluas jangkauan elektoral menjelang agenda politik nasional dan daerah. Dengan melibatkan relawan baru, PKB dianggap ingin membangun citra sebagai partai yang inklusif dan terbuka bagi masyarakat luas
