Jakarta, SonafNTT-News.com. Tata kelola Benih Bening Lobster (BBL) kembali menjadi perhatian serius Komisi IV DPR RI. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Benih Bening Lobster bersama para pakar dan akademisi untuk menghimpun masukan mengenai arah kebijakan pengelolaan BBL yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada selasa 21/7/2026, Rapat strategis ini difokuskan pada upaya merumuskan tata kelola BBL yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Sejumlah akademisi dan pakar dari berbagai bidang menyampaikan pandangan ilmiah mengenai pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya lobster, pengembangan industri budidaya nasional, dan pelestarian ekosistem laut.
Dalam forum tersebut, Ahmad Yohan menegaskan bahwa kebijakan mengenai Benih Bening Lobster harus menyiapkan skema yang tepat mempertimbangkan aspek ekonomi jangka panjang dengan target mampu memberikan manfaat nyata bagi nelayan, pembudidaya, dan masyarakat pesisir yang selama ini bergantung pada sektor kelautan.
“Tata kelola Benih Bening Lobster harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat budidaya lobster nasional, serta memastikan keberlanjutan sumber daya lobster bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu negara penghasil lobster terbesar di dunia. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kebijakan yang berbasis kajian ilmiah agar mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional.
“Masukan dari para akademisi dalam RDPU diharapkan menjadi landasan penting bagi Panja Benih Bening Lobster dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang komprehensif. Pendekatan berbasis data dan penelitian dinilai menjadi kunci untuk menghasilkan regulasi yang mampu mengakomodasi kepentingan konservasi, keberlanjutan usaha, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat” ujarnya
Ia menilai pengembangan budidaya lobster merupakan salah satu peluang strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah pesisir. Dengan tata kelola yang tepat, Indonesia tidak hanya dapat meningkatkan produksi lobster budidaya, tetapi juga memperbesar nilai ekspor produk perikanan bernilai tinggi tanpa mengabaikan kelestarian sumber daya alam.
Wakil ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan, serta memastikan pengelolaan Benih Bening Lobster dilakukan secara berkelanjutan demi masa depan industri lobster nasional
