Tertarik Terhadap Kebijakan Daerah, Kompas.com Undang Bupati TTU Paparkan Lima Terobosan Strategis Tentang Revolusi Pembangunan Daerah
Jakarta, Sonaf NTT-News.com.Menyikapi berbagai Kebijakan Strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara saat ini, Kompas.com kemudian tertarik mengundang Bupati TTU Falentinus D.Kebo untuk memaparkan lebih lengkap terkait terobosan-terobosan yang sudah dilakukan tentang revolusi Pembangunan Daerah dan hal tersebut dilakukan melalui Podcast yang bertemakan “Program dan Kebijakan Strategis Untuk Mewujudkan Kabupaten TTU yang maju serta Berdaya Saing di segala aspek”
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Podcast berlangsung pukul 14.00 wita dengan hikmah di Kantor Pusat Kompas.TV yang dipandu oleh salah satu Reporter, Kamis, 15/5/2025.
Bupati Timor Tengah Utara Falentinus D.Kebo di awal Podcast menyampaikan terima kasih yang berlimpah atas undangan yang diberikan dari Kompas.com.
“Ini sebuah sebuah kehormatan bisa hadir di sini untuk berbagi cerita bersama tentang Tatanan Kehidupan Masyarakat Masa Kini terutama Keberadaan Kabupaten TTU dan agenda strategis untuk peningkatan Pembangunan Daerah yang berkelanjutan” ungkapnya
Bupati Falen lebih lanjut menerangkan untuk mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing saat ini telah melaksanakan Lima terobosan strategis diantaranya Kebijakan Penertiban mobil dinas di luar jam kerja, Pelaksanaan Car Free Day, Membuka Pasar Bebas di Perbatasan Desa Napan dan Oekusi, Pembebasan Pajak bagi Pedagang Kaki Lima dan Penguatan Ketahanan Pangan.
Dijelaskan bahwa, Kebijakan penertiban penggunaan mobil Dinas di luar jam kerja bertujuan untuk mendukung efisiensi anggaran yang dikeluarkan pemerintah Pusat.
“Mobil Dinas bisa digunakan untuk kegiatan pemerintah yang dibuktikan dengan surat dinas dan kebijakan ini sudah berlaku sejak 15 Maret 2025 dimana setiap mobil dinas harus parkir di Halaman Kantor Bupati TTU setiap sabtu-Minggu dan hari libur” ungkapnya
Menurutnya, penghematan penggunaan mobil dinas diluar jam kerja diperkirakan mencapai 100 juta per bulan dan dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan Infrastruktur dan program prioritas lainnya.Selain itu, langkah ini sangat penting untuk meningkatkan disiplin ASN dalam menggunakan fasilitas negara.
Selanjutnya, terobosan kedua yang sudah dilakukan yakni membuka Car Free Day setiap hari sabtu pagi sebagai sarana membangkitkan semangat olahraga dan membuka interaksi ekonomi bagi pelaku UMKM.
“Car Free Day juga sebagai pasar rakyat untuk meningkatkan keberadaan UMKM karena perputaran ekonomi masih terkesan lambat.semakin banyak orang berkumpul di setiap sabtu akan menumbuhkan semangat ekonomi” ungkapnya
Ia menegaskan UMKM memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah oleh karena itu mereka harus diberikan ruang seluas-luasnya yang ditopang dengan sarana dan prasarana memadai
Falen Kebo dalam kesempatan itu menerangkan, agenda berikut yang sementara dipersiapkan yakni berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk membuka pasar bebas di wilayah perbatasan RI-RDTL Distrik Oecusse.”pasar tersebut direncanakan beroperasi di wilayah PLBN Napan dan PLBN Wini dimana skema akan atur guna menangkap berbagai peluang ekonomi serta memutuskan sistem penyelundupan barang di wilayah perbatasan” ungkapnya
(Nampak Bupati TTU Falentimus D.Keboh sering berdialog dengan pimpinan Redaksi Kompad TV Yogi Nugraha dan Reporter Kompas.com)
Ditegaskan pula, Kabupaten TTU merupakan salah satu daerah berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dan Australia oleh karena itu membutuhkan inovasi-inovasi baru dan kerja konkrit sehingga memacu pertumbuhan ekonomi daerah ke arah yang lebih baik di masa mendatang. Selain itu, kami juga melakukan pembebasan pajak bagi pelaku pedagang kaki lima yang mengalami tunggakan pajak di tahun sebelumnya dan hal ini juga sebagai spirit baru agar mereka lebih tekun melakukan kegiatan interaksi jual beli untuk menunjang kehidupan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
“Saya juga mengapresiasi pedagang kali yang secara spontan bergotong royong melakukan penataan pasar baru dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Ini merupakan salah satu proses untuk menentukan arah pembangunan dan mengambil manfaat dari pembangunan” ungkapnya
Sementara terobosan yang kelima yakni peningkatan pembangunan pertanian dengan mengoptimalkan lahan-lahan produktif baik lahan basah (sawah) dan lahan kering di sejumlah lokasi strategis guna memperkuat ketahanan pangan.
“ Petani sebagai salah satu embrio yang setiap hari berjuang dengan mengoptimalkan energinya untuk menjawab kebutuhan pangan keluarga dan masyarakat secara umum oleh karena itu mereka harus diperhatikan dengan serius tanpa terkecuali” pungkasnya

