Anggota DPRD NTT Hironimus Banafanu Minta Pemerintah Perbaiki Ruas Jalan Kaenbaun–Wini Usai Insiden Tour de Entente
TTU, Sonaf NTT-News.com. Ajang balap sepeda internasional Tour de Entente 2025 yang berlangsung meriah di daratan Timor, mendadak berubah tegang setelah salah satu peserta asal Malaysia mengalami kecelakaan di ruas jalan Kaenbaun–Wini, Kamis (11/9/2025).
Insiden yang terjadi saat rombongan peserta baru saja dilepas dari garis start di Kabupaten TTU menuju Kota Atambua, sontak mengejutkan panitia, penonton, dan peserta lain. Tim medis dari Dinas Kesehatan yang siaga di lokasi langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama.
“Tim medis bergerak cepat, tapi kejadian ini seharusnya bisa dicegah kalau infrastruktur jalan memadai,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Menanggapi peristiwa tersebut, Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi PDIP, Hironimus Tanesib Banafanu, menyampaikan keprihatinan dan langsung mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten TTU untuk segera memperbaiki jalan rusak di ruas Kaenbaun–Wini.
“Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi soal keselamatan. Jalan Kaenbaun–Wini adalah jalur vital yang selama ini terus dikeluhkan masyarakat. Kecelakaan dalam event internasional ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah,” tegas Hironimus.
Sebagai bagian dari kawasan perbatasan strategis yang menghubungkan Indonesia dengan Timor Leste, ruas jalan Kaenbaun–Wini seharusnya menjadi prioritas pembangunan. Apalagi, jalur ini sering digunakan untuk kegiatan ekonomi, sosial, dan even nasional maupun internasional seperti Tour de Entente.
“Kalau kita ingin membanggakan pariwisata NTT ke mata dunia, maka infrastruktur dasarnya harus diperhatikan.,” tambah Hironimus.
Sekretaris Komisi I DPRD NTT Hironimus Banafanu, meminta agar perbaikan jalan Kaenbaun–Wini masuk dalam program prioritas APBD perubahan maupun APBD induk 2026, baik melalui skema provinsi maupun dukungan dana pusat.
Sementara Wakil Bupati TTU Kamilus Elu saat dikonfirmasi melalui telepon seluler pukul 12.56 wita menyampaikan bahwa sesuai laporan kepala dinas kesehatan ada lima orang yang mengalami kecelakaan ringan namun sudah ditangani tenaga medis dan untuk kecelakaan yang dialami salah satu peserta tour De EnTeTe tim segera melakukan monitoring guna memastikan penyebabnya apakah karena faktor jalan, faktor kurang hati-hati mengingat kondisi jalan banyak kerikil, tikungan tajam.Selain itu, peserta Tour de EnTeTe umumnya dari luar negeri yang setiap hari sudah terbiasa melintasi jalan rata seperti kemarin dari Kupang- Kefamenanu melalui jalan nasional namun setelah memasuki Ruas Jalan Kaenbaun-Wini jalan sebagiannya berlubang, kurang rata, kondisi jalan beragam oleh karena itu kami akan melakukan evaluasi mengingat event-event internasional seperti Tour de Entente tentu adanya ketentuan terhadap jalur-jalur yang dilewati
“ Kabupaten TTU sebagai salah satu daerah yang dilewati persiapannya seadanya dan sesuai hasil survei dari Event organiser kemudian kami di informasikan bawah sejumlah titik yang dilewati.Hasil survei sebelumnya di ruas Jalan Bitefa tidak ada masalah dan ini peserta tour De EnTeTe mengalami kecelakaan pada ruas jalan yang belum direkomendasikan untuk diperbaiki oleh karena itu kami akan mencari tahu detail faktor penyebab kecelakaan” pungkasnya
Ia menegaskan Pemda TTU segera melakukan evaluasi agar ke depan ada event event baik skala kabupaten, Provinsi nasional bahkan internasional tidak terjadi demikian
