daerah

Jeritan Warga Baumata: Jalan Rusak, Air Bersih Langka, Harga Kebutuhan Pokok Naik — Minta Organisasi Laskar Gibran Turun Tangan, Segera Ditangani

Kupang, SonafNTT-News.com. Suara dari pelosok kembali menggema. Warga Desa Baumata, RT 10 RW 005, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan keluhan yang kian mendesak: akses jalan rusak parah, krisis air bersih, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok yang semakin menekan kehidupan masyarakat.

Di tengah minimnya perhatian, warga memilih tidak tinggal diam. Dengan semangat gotong royong, mereka memperbaiki ruas jalan Baumata–Bifana secara swadaya. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga akses ekonomi warga. Namun kondisi jalan yang rusak, berlumpur saat musim hujan, membuat anak-anak sekolah kesulitan bahkan terancam tidak bisa bersekolah.

Tokoh masyarakat setempat, Beato Dionisius, menyampaikan bahwa upaya perbaikan yang dilakukan hanyalah solusi sementara. “Kami perbaiki dengan kemampuan sendiri, dari keluarga ke keluarga, dibantu mereka yang punya rezeki lebih. Tapi ini tidak cukup. Kami butuh perhatian serius,” ujarnya usai kegiatan gotong royong, Senin 4/5/2026.

Ia menegaskan bahwa wilayah mereka berada di perbatasan Kabupaten dan Kota Kupang, namun justru seolah luput dari pembangunan. Karena itu, warga berharap adanya dukungan dari organisasi Laskar Gibran untuk memperjuangkan kondisi mereka agar mendapat perhatian pemerintah pusat. “Kami juga bagian dari NKRI. Jangan sampai masyarakat pedalaman terus tertinggal,” tegasnya.

Tak hanya infrastruktur, persoalan air bersih juga menjadi keluhan utama. Warga kesulitan mendapatkan air layak konsumsi dan berharap adanya bantuan sumur bor untuk menjawab kebutuhan dasar tersebut.

Sementara itu, tokoh masyarakat John Seran, menyoroti kondisi kondisi jalan yang semakin rusak.

“ Jalan ini sudah hampir 8 tahun rusak dan satu crossway yang juga hampir patah.jika tidak diperbaiki saat musim hujan anak-anak sekolah tidak bisa lewat bahkan akan menyulitkan warga mendapatkan air bersih jasa lewat tengki oleh karena itu kiranya organisasi Laskar Gibran memberikan bantuan Sumur Bor “ ujarnya

 

(Nampak warga Gotong Royong Perbaiki ruas Jalan Baumata-Bifana)

John Seran lanjut menyampaikan bahwa, hal kedua yang harus diperhatikan adalah ekonomi yang semakin berat. Dalam tiga bulan terakhir, harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan signifikan, bahkan termasuk harga emas di pasar. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat semakin melemah.

“Harga naik, penghasilan tidak bertambah. Masyarakat makin susah. Harus ada langkah konkret seperti operasi pasar agar harga kembali stabil,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan minta dukungan pemerintah pusat untuk peningkatan jaringan listrik  mengingat wilayah ini sering adanya pencurian ternak babi dan sapi

 

Ia mewakili warga berharap organisasi Laskar Gibran dapat menjalankan peran strategisnya dalam menjembatani aspirasi masyarakat kecil, terutama di wilayah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan. Seruan ini bukan sekadar keluhan, melainkan sinyal nyata bahwa kesenjangan pembangunan masih terjadi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *