PLN Hadirkan Kepedulian Nyata, Bantu Renovasi Gereja Katolik di Pulau Adonara
Adonara, SonafNTT-News.com. PLN kembali menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat di wilayah timur Indonesia. Melalui Persekutuan Rohani Kristen (Perokris), PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan pembangunan dan renovasi Gereja Katolik St. Petrus Stasi Lewokeleng, Paroki St. Yosef, Flores Timur, Rabu (17/12). Bantuan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam mendukung kehidupan spiritual sekaligus mempererat harmoni sosial di Pulau Adonara, dengan menghadirkan rumah ibadah yang layak, nyaman, dan bermartabat bagi umat setempat.
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Adonara, Sabinus Tawur, mengungkapkan harapannya agar bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi umat dalam beribadah.
“Kami berharap renovasi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kegiatan rohani umat di Stasi Lewokleleng. Semoga hadirnya fasilitas yang lebih baik ini turut mempererat kebersamaan dan membawa dampak positif bagi kehidupan beriman masyarakat di sini,” ujar Sabinus.
Rasa syukur mendalam disampaikan oleh Stanis Ola Uran Ketua Pembanguan Gereja Katolik St. Petrus Stasi Lewokeleng. Selama ini, gereja tersebut menjadi jantung kegiatan sosial dan spiritual warga. Bantuan dari PLN dinilai sangat berarti dalam mempercepat perbaikan fasilitas yang selama ini dinantikan oleh umat.
Di tempat terpisah, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kehadiran PLN di tengah masyarakat NTT melampaui urusan teknis kelistrikan.
“PLN tidak hanya hadir untuk menerangi rumah-rumah, tetapi juga ingin hadir di tengah denyut kehidupan sosial dan keagamaan. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memperkuat toleransi dan memberikan kenyamanan bagi umat dalam menjalankan ibadahnya,” tegas Eko.
Melalui program-program sosial seperti ini, PT PLN (Persero) kembali membuktikan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat. Tak hanya memastikan keandalan listrik hingga ke pelosok kepulauan, PLN juga terus berupaya menjadi pilar pendukung pembangunan berkelanjutan yang menyentuh sisi kemanusiaan, budaya, dan spiritual di Nusa Tenggara Timur.
