Dari Edukasi Jadi Prestasi: SMPN 8 Kota Kupang Cetak Sejarah di Ajang Inovasi E-Word Kota Kupang
Kupang, SonafNTT-News.com. Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur. SMPN 8 Kota Kupang berhasil mencetak sejarah sebagai pemenang pertama ajang Inovasi E-Word yang digelar oleh Pemerintah Kota Kupang. Kemenangan ini bukan sekadar soal penghargaan, tetapi menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari lingkungan sekolah.
Mengusung karya ilmiah bertajuk “Inovasi Spenla Peduli Bumi dan Sampahku, Tanggung Jawabku”, SMPN 8 tampil dengan pendekatan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga menyentuh praktik nyata. Program ini menanamkan kesadaran kepada seluruh warga sekolah tentang pentingnya pengelolaan sampah—mulai dari pemilahan organik dan anorganik hingga edukasi mitigasi limbah B3. Isu yang sering dianggap sepele ini justru diangkat menjadi gerakan kolektif yang berdampak luas.
Demikian Keterangan Kepala Sekolah SMPN 8 Dra. Maria Th.Roslin Lana, kepada awak media, kamis 30/4/2026.
Dra. Maria Th.Roslin Lana menjelaskan bahwa keberhasilan ini berkat kerja sama semua pihak dan kami mengedepankan isu lingkungan dengan memberikan edukasi tentang pentingnya mengelola sampah organik dan anorganik, mitigasi sampah B3, dalam mendukung program kerja Bapak Walikota dan Wakil Walikota Kota Kupang
“ Manajemen pengelolaan sampah kami sudah lakukan sejak Tahun 2002 dan saat itu juga saya mengeluarkan instruksi tentang pentingnya mengelola sampah menjaga kebersihan dan pengurangan sampah plastik. kami berharap para siswa ke depan menjadi agen perubahan “ ujar Kepala sekolah SMPN 8 Kota Kupang
Ia lebih lanjut menerangkan bahwa, lingkungan merupakan isu global dan untuk diketahui Indonesia adalah satu negara produk sampahnya banyak termasuk Kota Kupang dengan latar belakang tersebut kemudian saya sebagai kepala sekolah memandang perlu untuk bersama teman-teman guru dan siswa melakukan kerja konkret tentang pentingnya pengelolaan sampah
“Awalnya kami lakukan fokus untuk memberikan edukasi dan memastikan lingkungan sekolah selalu bersih dan bebas dari berbagai polusi bahkan tidak pernah pernah berpikir akan akan mendapatkan penghargaan. Kegiatan ini sejak 2022 kemudian di tahun 2023 dan 2024 kami mendapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai satuan pendidikan pro iklim dan di akhir 2024 kami kembali mendapatkan penghargaan inovasi E- Word yang pertama” pungkasnya
Ia menegaskan bahwa Sekolah ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan tidak harus berhenti di ruang kelas, tetapi bisa menjadi gerakan nyata yang menginspirasi masyarakat luas.
