Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi NTT, SD Inpres Noelbaki Dapat Bantuan Revitalisasi Senilai Rp3.825.685.560
Kupang, SonafNTT-News.com. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melaksanakan kunjungan kerja ke SD Inpres Noelbaki dan UPTD SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satu Atap pada Selasa (05/05/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan pendidikan dasar dan menengah, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Pantauan media, Dalam kunjungan di SD Inpres Noelbaki, Menteri Abdul Mu’ti didampingi oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan Bupati Kupang Yosef Lede. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh siswa, guru, dan rombongan, sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat dan program penguatan karakter anak Indonesia.
Kunjungan Menteri Abdul Mu’ti, ke SD Inpres Noelbaki, Kupang Tengah, justru menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai memberi perhatian serius pada wajah pendidikan di wilayah timur Indonesia yang selama ini kerap tertinggal.
Di tengah suasana hangat bersama siswa dan guru—yang diawali dengan senam pagi penuh semangat—tersembunyi pesan besar: perubahan sedang dimulai dari ruang-ruang kelas sederhana. Momentum itu mencapai puncaknya saat Menteri Abdul Mu’ti secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan sekolah, menandai dimulainya program revitalisasi bernilai fantastis, mencapai Rp3.825.685.560.
Dana tersebut bukan angka kecil. Revitalisasi ini mencakup pembangunan sembilan ruang kelas baru, ruang administrasi, fasilitas sanitasi, hingga rumah dinas guru. Tak hanya itu, perbaikan ruang kelas dan perpustakaan juga dilakukan secara signifikan, disertai penataan lingkungan sekolah agar lebih layak, aman, dan nyaman bagi proses belajar mengajar.
Langkah ini menjadi jawaban atas berbagai tantangan klasik pendidikan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), seperti keterbatasan fasilitas dan akses. Dengan intervensi langsung dari pemerintah pusat, SD Inpres Noelbaki kini berpeluang bertransformasi menjadi sekolah yang lebih representatif dan mampu mencetak generasi unggul dari daerah.
Namun lebih dari sekadar pembangunan fisik, kunjungan ini juga menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan. Penyerahan buku literasi, peninjauan pojok baca, hingga keterlibatan pemerintah daerah menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan antara infrastruktur dan budaya belajar.
“Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif, sehingga mampu meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa,” ujar Abdul Mu’ti. Ia menambahkan bahwa target penyelesaian pembangunan diperkirakan dalam waktu 150 hari atau sekitar lima bulan sejak dimulainya pekerjaan.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga memberikan motivasi kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa anak-anak Nusa Tenggara Timur merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Para siswa diingatkan untuk terus mengembangkan potensi diri, memiliki rasa percaya diri, rajin belajar, hidup rukun, serta mencintai tanah air.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui kebiasaan positif, seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menumbuhkan nasionalisme, berdoa untuk memperkuat keimanan, serta rutin berolahraga guna menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Usai kegiatan di SD Inpres Noelbaki, rombongan melanjutkan kunjungan ke UPTD SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dikdasmen meninjau hasil program revitalisasi sekolah tahun 2025, menandatangani mock up prasasti revitalisasi, serta menyerahkan paket buku literasi kepada pihak sekolah.
Bupati Kupang Yosef Lede dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Menteri Dikdasmen di Kabupaten Kupang. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di daerah.
“Kehadiran Bapak Menteri menjadi kebanggaan dan motivasi bagi kami semua. Ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang,” ungkap Yosef Lede.
Ia juga berharap kunjungan ini membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan di wilayahnya, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Disamping itu juga Bupati Yosef, mengharapkan agar Pemerintah Pusat melalui kementerian pendidikan dasar untuk terus memperhatikan pembangunan sekolah di pelosok-pelosok daerah terutama di kabupaten Kupang.
Kepala SD Inpres Noelbaki, Armada Anin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat, termasuk bantuan paket buku literasi, papan interaktif digital, serta program revitalisasi sekolah.
“Kami sangat bersyukur atas berbagai bantuan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.
Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ini diharapkan menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan sektor pendidikan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Kupang, guna mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala RSKK, Kabag Prokopim, Camat Kupang Tengah, Kepala Desa Noelbaki, dan Para Guru
