daerah

Bupati Kupang Turun ke Sawah Panen Raya Di Desa Tunfeu, Ajak Petani Jaga Lahan demi Masa Depan Anak

Kupang, SonafNTT-News.com. Hamparan sawah di Noelsinas, Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Selasa (5/5/2026), menjadi saksi momen yang menyentuh hati masyarakat. Di tengah panen raya yang membawa sukacita bagi petani, Bupati Kupang Yosef Lede hadir langsung di tengah lumpur sawah, menyapa petani, memanen jagung bersama warga, sekaligus membawa pesan penting tentang masa depan tanah dan generasi penerus.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Amin Juariah, Kepala Dinas PMD P3A Jhon Sulla, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marthen Timate, Kepala RSKK Delsi Panie, Kabag Prokopim Benidiktus Selan, Camat Nekamese Julia Saraswati, para kepala desa, penyuluh, serta para petani setempat.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kupang itu bukan sekadar agenda seremonial. Di hadapan anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Lestari dan masyarakat setempat, Yosef Lede menyampaikan pesan yang sederhana namun penuh makna: jangan menjual lahan pertanian demi kebutuhan sesaat.

Menurutnya, tanah bukan hanya aset ekonomi, tetapi warisan kehidupan yang menentukan masa depan keluarga. Dari lahan itulah anak-anak bisa sekolah, kebutuhan rumah tangga terpenuhi, dan harapan hidup terus tumbuh.

“Yang kita tanam, kita kerjakan dengan susah payah, tetapi Tuhanlah yang menumbuhkan. Hari ini kita menikmati hasilnya. Karena itu, kita patut bersyukur,” ujar Yosef Lede dengan penuh haru.

Menurutnya, Di tengah tekanan ekonomi dan tawaran menjual lahan untuk kebutuhan cepat, banyak keluarga perlahan kehilangan sumber penghidupan jangka panjang, oleh karena itu merawat dan mempertahankan tanah berarti menjaga masa depan anak cucu.

Yosep Lede dalam kesempatan itu juga menyerahkan bantuan benih jagung kepada para petani sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bantuan tersebut disambut antusias karena dinilai memberi semangat baru bagi petani untuk terus mengolah lahan secara produktif.

Suasana panen raya pun dipenuhi rasa syukur dan optimisme. Warga menyambut hangat kehadiran bupati yang memilih turun langsung ke sawah dibanding hanya memberikan arahan dari balik meja kantor. Kedekatan itu menghadirkan kesan bahwa pemerintah hadir bersama rakyat, memahami perjuangan petani yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Ia mendorong para petani untuk terus mengolah lahan secara optimal, termasuk melakukan diversifikasi tanaman seperti sayur-sayuran dan jagung, serta memanfaatkan ketersediaan air yang baik. Selain itu, koordinasi dengan penyuluh dan Dinas Pertanian dinilai sangat penting untuk meningkatkan hasil produksi.

Bupati turut mengapresiasi kinerja para penyuluh dan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas pertanian di berbagai wilayah. Ia menyebutkan bahwa kualitas padi yang dihasilkan bahkan mendapat perhatian dari pihak pusat.

“Bulir padi di wilayah ini sudah setara dengan yang ada di Jawa. Ini hasil kerja keras bersama, baik petani, penyuluh, maupun pemerintah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar hasil panen tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga dimanfaatkan untuk pengembangan benih secara mandiri, mengingat bantuan pemerintah tidak selalu tersedia setiap tahun.

Terkait bantuan alat pertanian yang telah diberikan kepada kelompok P3A Lestari, Bupati berharap agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dikelola secara bersama untuk mendukung peningkatan luas dan produktivitas lahan.

Sementara itu, Ketua Kelompok P3A Lestari, Markus Naben, menyampaikan bahwa hasil panen tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya rata-rata produksi hanya mencapai 5,1 ton per hektar, kini meningkat menjadi 7 hingga 8 ton per hektar.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari pendampingan intensif para penyuluh pertanian yang memberikan arahan dan pengetahuan kepada petani.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Dinas Pertanian atas bantuan dan pendampingan yang diberikan. Hasilnya sangat kami rasakan,” ujarnya.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *