daerah

Bupati Kupang Tinjau Langsung Calon Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Kupang, SonafNTT-News.com. Komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui langkah strategis yang dilakukan Bupati Kabupaten Kupang, Yosef Lede. Didampingi Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, dan pihak pertanahan, Bupati turun langsung meninjau lokasi yang diusulkan sebagai calon pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur.Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakapolres Kupang Kompol Jefris L.D. Fanggidae, Pgs. Danramil 1604-02/Camplong Alfonso De Yesus Pereira, Kepala Dinas PMD P3A Kabupaten Kupang, Jhon Sula, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Tonci Teuf. Kepala Bapperida Saryakus Paulus Liu, Kepala Bagian Hukum Silvester Watu Leda, Camat Kupang Timur Marina Ludji, Kepala Desa Manusak Arthur Ximenes

Kunjungan lapangan ini untuk memastikan bahwa lokasi yang telah masuk dalam peta perencanaan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah ini menjadi bagian penting dari proses verifikasi sebelum penetapan resmi lokasi pembangunan sekolah yang digadang-gadang akan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan hasil asesmen dan verifikasi awal, lokasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kupang disebut masuk dalam daftar calon lokasi prioritas penyelenggaraan SNT Tahun 2026. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya warga Kupang Timur yang selama ini mengharapkan hadirnya fasilitas pendidikan berkualitas dan berstandar nasional.

Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa masih ada sejumlah aspek yang harus diselaraskan dan dipastikan, mulai dari kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, hingga pemenuhan berbagai persyaratan teknis yang ditetapkan pemerintah pusat. Karena itu, proses verifikasi akan terus dilakukan agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara optimal.

“Saya ingin datang melihat langsung kondisi lokasi ini. Kita punya anak-anak yang selama ini banyak bersekolah di luar daerah karena fasilitas pendidikan yang tersedia masih terbatas. Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi ini diharapkan dapat mendukung masa depan pendidikan anak-anak di Kabupaten Kupang,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan SNT tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga akan memberikan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran sekolah tersebut diyakini dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus mengurangi kebutuhan siswa untuk mencari akses pendidikan ke luar daerah.

Terkait administrasi lahan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Bupati Yosef Lede, menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses yang diperlukan secara baik dan adil, tanpa merugikan pihak manapun.

About The Author