HUT ke-64 Bank NTT, Cabang Waingapu Perkuat Kekompakan Tim Lewat Futsal, Catur, dan Pimpong

IMG-20260722-WA0019

Waingapu, SonafNTT-News.com. Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bank NTT. Di tengah dinamika dunia perbankan yang semakin kompetitif, Bank NTT Cabang Waingapu memilih cara berbeda untuk merayakan hari jadinya, yakni mempererat solidaritas antarpegawai melalui berbagai kompetisi olahraga seperti futsal, tenis meja (pimpong), dan catur.

 

Bagi Bank NTT, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, olahraga dijadikan sebagai media membangun karakter, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan semangat kolaborasi yang nantinya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Kepala Bank NTT Cabang Waingapu, Yusuf Hanggar Mawolu, mengatakan rangkaian kegiatan olahraga tersebut merupakan bagian dari strategi membangun budaya kerja yang solid, sehat, dan penuh semangat inovasi.

 

Menurutnya, kekuatan sebuah lembaga keuangan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kekompakan sumber daya manusia yang menjadi motor penggerak pelayanan kepada nasabah.

 

 

“Siapa yang bekerja keras, yakin, fokus disertai strategi akan menjadi pemenangnya,” ujar Yusuf kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).

 

 

Hal tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pegawai agar terus membangun semangat pantang menyerah, bekerja secara profesional, serta memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia perbankan.

 

 

Yusuf menegaskan, semangat kebersamaan yang dibangun melalui olahraga diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bank NTT sebagai bank milik daerah.

 

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Bank NTT, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur sebagai pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kelompok tani, kelompok peternak, hingga kelompok nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

 

 

Dalam pandangannya, kemajuan Bank NTT harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional menjadi salah satu prioritas utama yang terus diperkuat.

 

Melalui pertandingan futsal, para pegawai diajak membangun kerja sama tim, komunikasi, disiplin, dan daya juang. Sementara cabang olahraga catur menjadi sarana mengasah kemampuan berpikir strategis, ketelitian, serta pengambilan keputusan yang tepat. Adapun tenis meja tidak hanya melatih refleks dan konsentrasi, tetapi juga membantu menjaga kebugaran serta mengurangi tingkat stres di tengah padatnya aktivitas kerja.

 

 

Ketiga cabang olahraga tersebut dipilih karena dinilai mewakili keseimbangan antara kekuatan fisik, kecerdasan berpikir, dan kemampuan bekerja sama—tiga aspek yang juga sangat dibutuhkan dalam dunia perbankan modern.

 

 

Momentum HUT ke-64 Bank NTT pun menjadi lebih bermakna. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarkaryawan, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang sehat, kompetitif, dan saling mendukung.

 

 

 

Ia berharap semangat yang tumbuh dari lapangan olahraga dapat terbawa ke ruang pelayanan, sehingga setiap nasabah merasakan pelayanan yang semakin cepat, profesional, dan penuh kepedulian.