HUT ke-64 Bank NTT, Gubernur Melki: Jadilah Jantung Penggerak Ekonomi NTT

145387-768x576

Kupang, SonafNTT-News.com. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bank NTT menjadi titik tolak lahirnya harapan besar agar bank milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur itu tampil sebagai jantung penggerak ekonomi daerah, bukan hanya sebagai lembaga penyimpan dana masyarakat.

 

Hal tersebut disampaikan langsung Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang menegaskan bahwa Bank NTT harus mengambil peran lebih strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor produktif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

 

” Bank NTT harus menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, baik melalui UMKM, sektor produktif maupun berbagai potensi untuk kemajuan daerah” tegas Melki, pada Senin 20/7/2026, usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT dengan agenda Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi NTT dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) Tahun Anggaran 2027.

 

 

Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan industri perbankan yang semakin ketat, Bank NTT harus menciptakan langkah-langkah strategis dan mampu keluar dari zona nyaman sebagai bank daerah dan bertransformasi menjadi motor penggerak pembangunan ke arah yang lebih baik.

 

Dari Bank Daerah Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

 

Gubernur Melki menyampaikan bahwa  Bank  NTT memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan denyut ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pembiayaan tidak boleh hanya berfokus pada konsumsi, tetapi harus diarahkan ke sektor-sektor yang menghasilkan nilai tambah,mulai dari UMKM, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hilirisasi produk lokal, pertambangan hingga sektor distribusi dan pemasaran, seluruhnya membutuhkan dukungan pembiayaan yang kuat agar mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

 

Ia juga menyebutkan bahwa, fungsi intermediasi harus berjalan optimal, Bank NTT selain memperoleh keuntungan bisnis, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur.

 

Charlie Paulus Siapkan Transformasi Besar

Menanggapi harapan tersebut, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa transformasi besar sedang dijalankan untuk membangun Bank NTT yang lebih modern, profesional, dan kompetitif.

 

Screenshot_20260721-142716_Chrome

(Direktur Bank NTT  Charlie Paulus, dok.istemewa).

Ia lanjut menerangkan, transformasi itu akan menyentuh seluruh aspek perusahaan. Selain itu, adanya beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain memperluas pembiayaan bagi UMKM dan sektor produktif, membentuk business center sebagai penggerak bisnis baru, revitalisasi kantor-kantor pelayanan agar lebih modern,mengganti mesin ATM lama yang sering mengalami gangguan;meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menerapkan efisiensi anggaran agar investasi lebih banyak diarahkan pada pengembangan usaha dan pelayanan.

 

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa di era digital masyarakat mengharapkan pelayanan yang cepat, mudah, dan aman. Persaingan dengan bank nasional maupun bank digital semakin ketat. Transformasi teknologi, peningkatan kualitas pelayanan, serta inovasi produk menjadi kebutuhan yang prioritas

 

Di sisi lain, kemampuan Bank NTT dalam memperbesar pembiayaan produktif juga akan menjadi ukuran keberhasilan transformasi yang sedang dijalankan.

 

“ Usia ke-64 menjadi momentum penting bagi Bank NTT untuk membuktikan bahwa bank pembangunan daerah mampu menjadi penggerak utama dalam pembangunan ekonomi” ujarnya

 

 

Ia berharap langkah tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Bank NTT di tingkat nasional.