Tiga Ruas Jalan di Tunbaba Terancam Putus, Fraksi Golkar Minta Pemda TTU Segera Perbaiki
Kefamenanu,sonafntt-news.com.Sebanyak tiga ruas Jalan di Kecamatan Miomaffo Timur atau lebih dikenal dengan sebutan Tunbaba terancam putus akibat curah hujan dalam satu pekan terakhir cukup tinggi dan oleh karena itu kami meminta Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara segera melakukan langkah -langkah konkrit untuk diperbaiki dengan mengacu terhadap ketentuan yang berlaku.
Demikian keterangan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD TTU, Dionisius Ulan, SPt, MSi, saat ditemui awak media di kediamannya, Kelurahan Sasi, Kefamenanu, Kamis, 3 Februari 2022.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD TTU, Dionisius Ulan, SPt, MSi menjelaskan bahwa sesuai hasil monitoring di lapangan adanya tiga ruas jalan yang terancancam putus dan segera mendapat perhatian yakni depan pintu masuk Desa Amol, decker /jembatan Kiuana menuju Desa Kaenbaun dan decker/jembatan Benas menuju Desa Bokon.
Menurut Anggota DPRD TTU,longgsor terjadi di Desa Amol dan jalan yang rusak merupakan ruas jalan utama Kefamenanu- Napan (perbatasan Oesilu-Oekusi) dan Kefamenanu-Wini.Pemda harus segera mengambil solusi untuk mengatasi dan kondisi jalan tersebut sangat parah dan jika terlambat ditangani maka arus transportasi Pantura dan Kefamenanu-Napan akan putus total.
Sementara dua lokasi lainnya yang mengalami hal serupa yakni decker/jembatan Kiuana, jalur Amol-Kaenbaun dan decker/jembatan Benas ruas jalan Bitefa-Bokon juga kondisi amat parah.
“Sesuai kondisi di lapangan cukup parah dan jika terlambat ditangani maka akan berdampak buruk bahkan warga terancam tidak bisa melewati jalan tersebut” Kata Politisi Golkar
Alumni PMKRI Cabang Kefamenanu dalam kesempatan itu mendesak Pemda TTU terutama Dinas Pekerjaan Umum agar segera turun di lapangan dan memberikan solusi untuk mengatasi ruas jalan dan deker yang terancam putus total.
“Kalau jalan dan deker rusak bahkan terancam putus total maka akan berdampak macetnya aktivitas ekonomi apalagi warga Miomaffo Timur berprofesi sebagai petani.Kondisi ini harus segera ditangani dinas teknis”ungkapnya. (Mf/SN).
