Nasional

Anggota DPR RI Usman Husin Minta Direktur PT. Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian Segera Turun Tinjau Langsung Beredarnya Pupuk Palsu Di NTT

Jakarta, Sonaf NTT-News.com. Menyikapi berbagai Informasi tentang beredarnya Pupuk Palsu di wilayah Nusa Tenggara Timur, saya minta adanya kerja sama yang baik dari Direktur PT. Pupuk Indonesia dan Pihak Kementerian Pertanian agar segera menurunkan tim untuk meninjau langsung pendistribusian pupuk bersubsidi sehingga pupuk yang diberikan dijamin kualitasnya dan bermanfaat untuk kegiatan pertanian.

Demikian keterangan Anggota DPR RI Usman Husin di konfirmasi awak media usai Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Dirut PT Pupuk Indonesia dengan topik “Implementasi Pepres 6/2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi”.
Diketahui kegiatan FGD tersebut digelar di Hotel Mulia Jakarta pada Selasa 18 Februari 2025.

Usman Husin anggota Fraksi PKB menerangkan PT.Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian memiliki peran yang sangat strategis terkait sistem penyaluran pupuk bersubsidi di seluruh tanah air termasuk wilayah NTT oleh karena itu tim harus segera turun lapangan sehingga mengetahui secara baik pupuk bersubsidi dari kementerian pertanian.

Menurutnya, tim harus turun ke lapangan agar membuktikan banyaknya beredar pupuk palsu ini dan negara hadir untuk memberikan solusi bagi petani.

“Banyak beredar pupuk palsu di NTT, karena itu saya minta Dirut PT Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian agar menurunkan tim ke NTT untuk mengecek langsung penyaluran dan stok pupuk subsidi di Provinsi NTT,” kata Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, saat dihubungi melalui pesan whatsapp (WA) usai kegiatan FGD.

Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa dapil NTT II juga minta dukungan dari semua komponen agar memperketat pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani dan langkah ini sangat penting untuk menekan peredaran pupuk palsu.

“Kementerian Pertanian dan PT. Pupuk Indonesia juga kami minta agar segera mengumumkan nama-nama penerima pupuk subsidi dan luas lahan yang digarap petani, ditempel di papan pengumuman kantor desa atau kelurahan, supaya penyaluran pupuknya bisa transparan dan tepat sasaran,” kata Usman Husin.
Selain nama-nama petani dan luas lahan yang digarap petani, kata Usman Husin, jumlah dan harga pupuk yang tersedia juga sebaiknya ditempelkan di papan pengumuman desa atau kelurahan, agar diketahui semua petani. Sehingga petani bisa melakukan upaya antisipasi jika ketersediaan pupuk subsidi sudah mulai menipis.

Ia menegaskan petani memiliki peran sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan oleh karena itu pendistribusian pupuk bersubsidi harus dikawal dengan baik dan petani juga harus memanfaatkan pupuk secara efektif sesuai harapan bersama.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *