Aurum Titu Eki Launching Pelita PAUD: Revolusi Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Kupang
Oelamasi, SonafNTT-News.com. Langkah besar dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Kupang.
Wakil Bupati Kupang yang juga Bunda PAUD Kabupaten Kupang, Aurum Titu Eki, resmi launching Program Pembelajaran Berkualitas dan Kemitraan Dengan Orang Tua di Satuan PAUD atau Pelita PAUD, Jumat (8/5), di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang, John Sula, Direktur Eksekutif WLF, Michelle Soeryadjaya, Perwakilan YABN, Diah Restu Lestari, Tim Koordinator Yayasan Marungga, para Lurah dan Kepala Desa se- Kabupaten Kupang, dan Pengurus PKG PAUD Kecamatan se- Kabupaten Kupang.
Peluncuran program ini langsung menyita perhatian publik karena dinilai menjadi salah satu terobosan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kupang. Tidak sekadar program seremonial, Pelita PAUD hadir membawa konsep baru yang menekankan kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membangun karakter serta kemampuan dasar anak sejak dini. Program Pelita PAUD merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kupang bersama William and Lily Foundation (WLF), Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), dan Yayasan Masyarakat Tangguh Sejahtera (Marungga). Kerja sama lintas lembaga ini dirancang berjalan selama tiga tahun ke depan untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Dalam sambutannya, Aurum Titu Eki memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi program tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pelita PAUD bukan hanya program pendidikan biasa, melainkan langkah strategis untuk membangun fondasi generasi masa depan Kabupaten Kupang.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini menjadi fase paling penting dalam membentuk karakter, pola pikir, kreativitas, hingga kemampuan sosial anak. Karena itu, kehadiran orang tua dalam proses pembelajaran harus diperkuat agar pendidikan anak tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di rumah. “Pelita PAUD adalah inisiatif strategis dalam memperkuat layanan dan ekosistem pendukung pengembangan anak usia dini yang berkualitas dan kontekstual di Kabupaten Kupang,” tegas Aurum di hadapan para guru PAUD, pemangku kepentingan pendidikan, dan mitra program. Kehadiran program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pegiat pendidikan. Banyak pihak menilai Pelita PAUD dapat menjadi model baru pendidikan anak usia dini di Nusa Tenggara Timur karena mengedepankan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan daerah. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tenaga pendidik PAUD serta membangun kesadaran orang tua akan pentingnya keterlibatan aktif dalam tumbuh kembang anak.
“Kita semua memahami bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun generasi masa depan. Oleh karena itu program Pelita PAUD hadir dengan berbagai strategi yang sangat relevan, diantaranya penguatan dukungan teknis dan kebijakan dari pemerintah daerah, peningkatan peran PKG PAUD sebagai komunitas belajar, serta penguatan kemitraan antara satuan PAUD dan orang tua. Selain itu dukungan kebijakan dan anggaran dari Pemerintah Desa juga menjadi factor penting untuk menjamin keberanjutan program ini”, ujar Aurum Titu Eki.
Aurum Titu Eki melanjutkan, program Pelita PAUD juga menekankan peningkatan kualitas pembelajaran di satuan PAUD melalui penerapan kurikulum yang bermutu dan kontekstual, yang mengintegrasikan pembelajaran mendalam dan 7 KAIH, serta mendorong peran aktif orang tua dalam proses pembelajaran. Diharapkan dengan pendekatan – pendekatan tersebut, anak – anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari aspek kognitif, sosial, maupun karakter “Kegiatan pelucnuran ini memiliki makna yang sangat strategis, yaitu menyampaikan rencana pelaksanaan program Pelita PAUD secara menyeluruh, sekaligus membangun pemahaman dan komitmen bersama dari seluruh aktor kunci yang terlibat untuk mengetahui peran dan bentuk keterlibatannya, sehingga mampu memberikan dukunga optimal dalam pelaksanaan program ini di Kabupaten Kupang”, jelas Aurum Titu Eki.