Banjir Rusakkan Tanaman Padi Masyarakat Desa Takirin, Kepala Desa : Pemda Belu Belum Respon Surat Kita.

Atambua, Sonafntt-News.Com – Banjir bandang 1 pekan lalu Sabtu ( 3/4/2021 ) di Kabupaten Belu, tak terkecuali juga bagi Desa Takirin Kecamatan Tasifeto Timur ( Tastim ), banyak tanaman padi yang rusak tersapu derasnya air sungai Baukama, sedangkan surat dari Pemerintah Desa belum direspon oleh Pemda Kabupaten Belu.

” Kita di Desa Takirin sini, akibat guyuran hujan dan banjir yang cukup deras Sabtu ( 3 s/d 7 April lalu ) berdampak pada beberapa lahan sawah masyarakat terkikis air.

Selain itu, bronjong di bawah jembatan yang menghubungkan dua Dusun di Desa Takirin yaitu Dusun Lookeu dan Dusun Fatubesi serta Dusun Hasmetan dan dusun loohali macet karena, luapan banjir ikut membawa material lumpur yang naik dan penuh di jalan raya diatas jembatan ,” ungkap Kepala Desa Takirin Engelbertus Foa kepada Sonafntt via telepon, Selasa (13/4/2021 ) sore.

Lanjut Mantan Aktivis PMKRI ini, pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan tentang dampak bencana banjir itu, kepada Pemda Belu namun sampai saat ini, belum a da respon.

” Surat sudah kita berikan pada Pemda Belu namun belum direspon ini. Padahal ini dampaknya cukup berat karena, sawah masyarakat sebanyak 2 hektar lebih yang rusak dan ini bisa terancam longsor dan gagal panen sebab bronjongnya air sudah kasi rusak.

Kalau hujan lagi dan banjir turun dengan deras, ini sawah dong bisa rusak semua.

Kita berharap, semoga Pemda Belu dapat merespon hal ini. Bukan mendiamkannya saja ,” Pinta Kades Takirin. ( DF /SN )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *