Rote Ndao, SonafNTT-News.com Keterbatasan fasilitas, jauhnya akses perjalanan, hingga kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tak menyurutkan semangat Tolanamon FC asal Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, untuk bersaing dalam Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup III. Di tengah berbagai tantangan tersebut, tim ini tetap menyimpan optimisme besar untuk berjuang hingga menembus partai final.
Semangat pantang menyerah itu ditegaskan Asisten Pelatih Tolanamon FC, Mikhael Geon, usai pembukaan Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup III di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Kabupaten Rote Ndao, Senin (19/10/2026).
Mikhael menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyelenggaraan turnamen Usman Husin Cup yang di sponsor oleh oleh Anggota DPR RI, Usman Husin.dan di buka langsung Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan S.I.K
Menurutnya, kehadiran turnamen ini menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan, mengasah bakat, serta memperoleh pengalaman bertanding dalam kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya turnamen ini. Bagi kami, Usman Husin Cup III bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga ruang bagi anak-anak muda untuk belajar, berlatih, dan membangun mental sebagai pemain yang berkualitas,” ujar Mikhael.
BBM Langka dan Fasilitas Terbatas Bukan Alasan untuk Menyerah
Perjalanan Tolanamon FC menuju arena kompetisi bukan tanpa tantangan. Berasal dari Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, tim ini harus menghadapi keterbatasan fasilitas pendukung serta akses perjalanan dari wilayah yang relatif jauh. Situasi semakin menantang dengan adanya kelangkaan BBM yang telah berlangsung selama beberapa hari,
Kondisi tersebut menjadi ujian tersendiri bagi tim, terutama dalam mendukung persiapan dan kebutuhan mobilitas selama mengikuti turnamen. Namun, berbagai keterbatasan itu tidak membuat Tolanamon FC kehilangan semangat untuk bertanding.
“Kami secara persiapan memiliki keterbatasan, baik fasilitas maupun akses dari daerah yang paling jauh. Bahkan, saat ini sudah beberapa hari terjadi kelangkaan BBM. Namun, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat kami bersama adik-adik untuk bertanding dan siap menunjukkan sportivitas dalam Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup,” tegasnya.
Usman Husin Cup III, Ruang Tumbuh bagi Talenta Muda
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Mikhael menilai Turnamen Usman Husin Cup III memiliki nilai penting bagi pembinaan generasi muda, khususnya dalam dunia sepak bola di Kabupaten Rote Ndao.
Menurutnya, turnamen seperti ini dapat memberikan motivasi baru bagi para pemain muda untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, membangun kedisiplinan, dan memahami arti sportivitas dalam sebuah pertandingan.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan turnamen Usman Husin Cup, termasuk edisi-edisi sebelumnya, karena dinilai memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi dan mengembangkan kemampuan sejak dini.
“Kami sangat mendukung Turnamen Usman Husin Cup, baik dari Usman I sampai III. Turnamen ini sangat membantu memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri sejak dini agar kedepan bisa menjadi pemain yang berkualitas,” ungkapnya.
Bagi Tolanamon FC, kesempatan tampil dalam turnamen ini menjadi bagian dari proses pembelajaran. Setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk menguji kemampuan, memperkuat kerja sama tim, serta membentuk mentalitas pemain agar semakin siap menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Optimistis Menembus Final, Tolanamon FC Siap Berjuang
Di tengah tantangan yang dihadapi, Tolanamon FC tetap memasang target tinggi. Mikhael menegaskan bahwa timnya datang dengan segala keterbatasan, tetapi tidak kehilangan komitmen untuk berjuang maksimal.
Optimisme menembus final menjadi motivasi bagi tim untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas permainan, dan menghadapi setiap pertandingan dengan semangat juang serta sikap sportif.
Target tersebut tentu membutuhkan kerja keras, konsistensi, disiplin, dan kemampuan memanfaatkan setiap peluang di lapangan. Namun, bagi Tolanamon FC, keterbatasan bukan alasan untuk mundur sebelum berjuang.
“Kami maju dengan segala keterbatasan, tetapi kami tetap berkomitmen dan optimistis untuk berjuang sampai masuk final,” tegas Mikhael.
