Rote Ndao, SonafNTT-News.com – Kabar positif datang dari sektor pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Rote Ndao. Sejak mulai menjalankan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Agustus 2026, Bank NTT Cabang Rote Ndao mencatat perkembangan yang dinilai berjalan baik, seiring tingginya antusiasme masyarakat untuk mengakses pembiayaan guna mendukung usaha produktif mereka.
Tingginya minat masyarakat tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan akses permodalan formal. Namun, di balik upaya memperluas akses kredit, Bank NTT menegaskan bahwa ketepatan sasaran dan kualitas penyaluran tetap menjadi prioritas utama.
Kepala Bank NTT Cabang Rote Ndao, Ade Roni Oematan, menyampaikan hal tersebut saat ditemui wartawan pada Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap program KUR cukup tinggi, terutama dari pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan modal untuk menjalankan dan mengembangkan usaha.
“Banyak masyarakat antusias untuk mengambil KUR. Namun, prosesnya tentu melalui screening atau verifikasi, baik terhadap identitas calon penerima maupun melalui survei di lapangan untuk memastikan yang bersangkutan benar-benar memiliki usaha,” jelas Roni.
Menurutnya, tahapan verifikasi tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan penyaluran pembiayaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemenuhan data pada Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan.
Antusiasme Tinggi, Bank NTT Utamakan Kredit Tepat Sasaran
Kepala Bank NTT Cabang Rote Ndao Ade Roni Oematan lebih lanjut menguraikan bahwa, meningkatnya minat masyarakat terhadap KUR menjadi perhatian Bank NTT Cabang Rote Ndao. Di satu sisi, akses pembiayaan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperkuat modal kerja. Di sisi lain, setiap pengajuan tetap harus melewati proses pemeriksaan agar kredit diberikan kepada calon penerima yang memenuhi persyaratan.
Roni menegaskan, penyaluran KUR tidak semata-mata berorientasi pada jumlah kredit yang diberikan, tetapi juga pada kualitas penerima dan kesesuaian penggunaan dana dengan kebutuhan usaha.
Karena itu, pihak bank melakukan pemeriksaan identitas, verifikasi dokumen, serta survei lapangan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas usaha calon debitur.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Dengan proses yang terukur, pembiayaan diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif dan membantu menjaga kualitas kredit perbankan.
“Yang paling penting adalah verifikasi dan screening data. Kami ingin memastikan bahwa calon penerima benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
KUR Mikro dan KUR Kecil Buka Peluang bagi Pelaku Usaha
Roni menjelaskan bahwa fasilitas KUR di Bank NTT Cabang Rote Ndao terbagi dalam dua segmen, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil. Berdasarkan pengamatan terhadap data pengajuan yang mereka periksa, permohonan dengan nilai di atas Rp100 juta relatif lebih sedikit, sementara pengajuan dari segmen UMKM menjadi bagian yang cukup besar dari minat masyarakat.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi mereka.
Bagi pedagang kecil, pengusaha rumahan, maupun pelaku usaha produktif lainnya, tambahan modal dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional sesuai peruntukan kredit dan ketentuan program.
Meski demikian, besaran pinjaman yang dapat diberikan tetap bergantung pada persyaratan program, hasil verifikasi, serta penilaian bank terhadap masing-masing pengajuan.
Bank NTT Cabang Rote Ndao, lanjut Roni, siap memfasilitasi masyarakat yang ingin mengakses KUR selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Verifikasi dan Survei Lapangan Jadi Kunci
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, proses pemeriksaan calon penerima menjadi tahapan yang tidak dapat diabaikan. Verifikasi identitas dan survei usaha diperlukan untuk memastikan informasi yang disampaikan calon debitur sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Selain itu, kelengkapan data yang dibutuhkan dalam SIKP juga menjadi bagian dari proses administrasi penyaluran KUR.
Melalui tahapan tersebut, bank dapat menilai kesesuaian calon penerima dengan ketentuan program sekaligus meminimalkan risiko kesalahan penyaluran.
Bagi masyarakat yang ingin mengajukan KUR, kesiapan dokumen, kejelasan identitas, informasi usaha yang benar, serta pemenuhan persyaratan program menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal.
Dorong Akses Permodalan, Dukung Perkembangan UMKM Rote Ndao
Perkembangan penyaluran KUR Bank NTT Cabang Rote Ndao menjadi bagian dari upaya membuka akses pembiayaan formal bagi masyarakat yang menjalankan usaha produktif.
Tingginya minat UMKM memperlihatkan adanya kebutuhan terhadap dukungan permodalan untuk mempertahankan maupun mengembangkan kegiatan usaha. Namun, keberhasilan pembiayaan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya kredit, melainkan juga oleh kemampuan pelaku usaha mengelola dana, menjalankan usaha secara berkelanjutan, dan memenuhi kewajiban pembayaran.
