daerah

Bencana Hidrometeorologi Terjang Kupang, Bupati Ingatkan Daerah dengan Risiko Tertinggi Kedua di NTT

Kupang, SonafNTT-News.com. Kabupaten Kupang kembali diterjang bencana hidrometeorologi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi. yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, pada Senin, 22/12/2025.

Berdasarkan data sementara yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kupang, bencana hidrometeorologi ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sementara sejumlah warga dilaporkan terdampak. Tercatat 13 unit rumah terendam, 1 unit fasilitas umum terdampak, serta 1 unit jembatan mengalami kerusakan. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan lanjutan dan upaya penanganan darurat di lokasi terdampak.

Bupati Kupang Yosef Lede mengingatkan bahwa Kabupaten Kupang merupakan daerah dengan Indeks Risiko Bencana tertinggi kedua di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga potensi bencana tidak boleh dianggap sepele, terutama di musim hujan.

Bupati Kupang menegaskan pentingnya sinergi dan kerja sama lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, TNI/Polri, serta seluruh elemen masyarakat agar upaya penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu, sehingga dampak dan risiko terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

“Dengan kondisi geografis dan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, diperlukan kewaspadaan bersama serta langkah-langkah antisipatif agar keselamatan masyarakat Kabupaten Kupang tetap terjaga,” tegas Bupati Kupang.

Sebagai bagian dari respons cepat, Pemerintah Kabupaten Kupang membuka Pos Komando Darurat Bencana Kabupaten Kupang yang beralamat di Jalan Timor Raya Km. 36, Oelamasi. Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kondisi darurat dapat menghubungi nomor layanan 0813-3809-2221, 0821-4676-2943, dan 0821-3226-4886

Pemerintah Kabupaten Kupang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing. Sinergi dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana demi keselamatan seluruh warga.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *