Demi semakin PASTI & BerAKHLAK, Kanim Kupang Komitmen laksanakan SPIP dan Zona Integritas

Kupang, Sonafntt-news.com. “Ketika kita telah melaksanakan SPIP dengan baik, maka saya yakin dan percaya, kita bisa meraih WBK dan WBBM” ucap Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone, membuka membuka Workshop SPIP dan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Ballroom Hotel Neo Kupang, Minggu (26/2/2023).

Marciana  mengatakan bahwa SPIP merupakan pondasi dalam meningkatkan pelayanan publik yang diselenggarakan dalam upaya mencegah adanya penyimpangan atas pengelolaan keuangan negara yang tentunya sejalan dengan tujuan utama Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM.

Marciana berharap seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham NTT berupaya mewujudkan Kemenkumham yang semakin PASTI dan BerAKHLAK untuk mewujudkan Good Governance dan Clean Government dengan terus meningkatkan kinerja pelayanan.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Pimti Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas, para Kepala UPT se-NTT, serta media massa. Sofyan Antonius selaku Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan yang akan berlangsung hingga 28 Februari 2023.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Sofyan Antonius pada hari kedua kegiatan (27/02) menyampaikan bahwa SPIP bukan hanya sekedar sistem tetapi dimulai dari komitmen dan dijalankan semua lini oleh seluruh pegawai secara terus menerus.

Sofyan juga menekankan lima unsur penting yang harus berjalan dalam pelaksanaan SPIP, yakni lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi yang relevan dan efektif, serta pemantauan pengendalian intern.

Selanjutnya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton memberikan paparan mengenai penguatan Zona Integritas area perubahan pelayanan publik demi mewujudkan WBK WBBM. Dalam penjelasannya, Darius mengungkapkan pentingnya standar pelayanan dalam menjalankan pelayanan publik.

“Perubahan belum pasti membawa perbaikan, tetapi dapat dipastikan bahwa untuk menjadi lebih baik, segala sesuatu harus berubah”, ucap Darius. Darius juga berpesan bahwa kunci keberhasilan ada dua hal yaitu komitmen dan konsistensi seluruh jajaran.

Rangkaian kegiatan workshop ini berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup oleh Ismoyo selaku pelaksana Harian Kepala Kanwil Kemenkumham NTT. Ismoyo mengatakan bahwa kita bukan lagi dalam takaran belajar yang baru tentang SPIP, tetapi takaran kita yang sekarang adalah penguatan dan implementasi di lingkungan Kanwil Wilayah Kemenkumham NTT termasuk di UPT.

Sebagai penutup, Ismoyo mengutip mengenai tiga “think” yaitu “think ahead”, kita harus mempunyai visi, “think harder”, kita harus berpikir keras dan jika itu belum cukup kita harus berpikir kembali atau “think again”. (YP/SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *