Sumba, SonafNTT-News.com. Kehadiran Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Usman Husin, kembali mendapat sambutan hangat dari masyarakat daratan Sumba. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi saat mereka rela menunggu sejak siang hari demi bertemu langsung dengan wakil rakyat yang selama ini dikenal dekat dengan petani dan masyarakat pedesaan.
Usai menghadiri pertemuan bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Sumba Raya di Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (12/6), Usman Husin langsung melanjutkan agenda dialog dengan masyarakat di Kabupaten Sumba Barat. Meski harus menempuh perjalanan yang cukup panjang, semangat warga untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi tidak surut.
Warga dari berbagai desa di Kabupaten Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya tampak memadati lokasi pertemuan. Suasana penuh keakraban tercipta ketika Usman Husin tiba. Tidak ada jarak antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga bergantian menyalami, berdiskusi, serta menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kebutuhan pertanian hingga pembangunan desa.
Bagi masyarakat Sumba, sosok Usman Husin bukanlah figur yang hanya hadir menjelang pemilu. Kehadirannya di tengah masyarakat dinilai konsisten dan nyata, terutama dalam memperjuangkan kebutuhan petani yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Pak Usman selalu mau mendengar kami. Ketika ada masalah, beliau datang langsung melihat kondisi masyarakat dan tidak hanya menerima laporan dari jauh,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Usman Husin menegaskan bahwa mendengar langsung suara masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila kebijakan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan, Usman Husin menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat desa.
Ia menilai sektor pertanian masih menjadi salah satu pilar utama pembangunan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di daratan Sumba. Karena itu, dukungan terhadap petani melalui peningkatan sarana produksi, pendampingan, serta akses terhadap program pemerintah harus terus diperkuat.
