Dukung Swasembada Pangan, Usman Husin Serahkan Bantuan Alsintan dan 15 Ton Benih Jagung kepada 45 Kelompok Tani di Rote Ndao

Screenshot_20261021-061414_Video Player

Rote Ndado, SonafNTT-News.com — Harapan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih jagung hibrida kepada 45 kelompok tani yang tersebar di desa-desa se-Kabupaten Rote Ndao, Selasa 20/10/2026.

 

Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menyerahkan bantuan pertanian tahap II berupa 30 unit traktor roda dua, 10 unit pompa air, alat tanam padi atau rice transplanter sebanyak 5 unit, serta 15 ton benih jagung hibrida super.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan sektor pertanian di daerah, sekaligus membantu petani mengoptimalkan pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja, dan memperluas peluang peningkatan hasil produksi.

Bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian, ketersediaan alat kerja yang memadai bukan sekadar persoalan teknologi. Dukungan tersebut juga berkaitan dengan biaya operasional, waktu pengolahan lahan, ketersediaan air, dan kemampuan petani mengelola usaha tani secara lebih efektif.

Tahap II, Usman Husin Dorong Pertanian Lebih Produktif

Usman Husin menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan kali ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya, bantuan alat pertanian juga telah diberikan, termasuk traktor roda empat sebagaimana disampaikan dalam keterangannya.

Menurut Usman, traktor roda dua menjadi salah satu jenis alat yang banyak diminati petani karena biaya operasionalnya relatif ringan dan pengelolaannya dapat dilakukan melalui kelompok tani.

“Ini bantuan tahap kedua dan tahun depan saya tambah lagi dengan target bisa meningkatkan hasil pertanian dan lebih berperan aktif menyukseskan program swasembada pangan,” ujar Usman Husin.

Komitmen tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi kelompok tani untuk meningkatkan kemampuan mengelola lahan, mempercepat pekerjaan pertanian, dan memanfaatkan bantuan secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap sektor pertanian juga dinilai penting karena keberhasilan produksi pangan tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi turut ditentukan oleh ketersediaan sarana produksi, efisiensi biaya, pengairan, benih berkualitas, serta pendampingan kepada petani.

Turun Langsung, Pastikan Bantuan Diterima Kelompok Tani

Usman menegaskan bahwa dirinya telah berupaya semaksimal mungkin agar bantuan alat pertanian dan benih jagung hibrida dapat diserahkan langsung kepada para petani.

Menurutnya, penyerahan secara langsung menjadi kesempatan untuk melihat kondisi petani sekaligus memastikan kelompok tani yang menerima bantuan benar-benar terbentuk dan menjalankan kegiatan pertanian.

Ia mengaku bersyukur karena seluruh kelompok tani yang dijadwalkan hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut.

Sebelum bantuan diserahkan, para pengurus kelompok tani diminta menandatangani surat pernyataan bahwa alat pertanian yang diterima harus digunakan untuk kepentingan seluruh anggota kelompok, bukan hanya untuk kepentingan pribadi pengurus atau pihak tertentu.

Usman juga menyampaikan bahwa terdapat kelompok tani yang mengungkapkan rasa syukur karena baru pertama kali mendapatkan bantuan sejak mereka menjalani aktivitas sebagai petani.

Hal ini menjadi pengingat bahwa pemerataan akses terhadap sarana produksi pertanian masih menjadi aspek penting dalam pembangunan sektor pertanian, terutama bagi kelompok tani yang selama ini memiliki keterbatasan peralatan.

Tegas: Bantuan Gratis, Tidak Boleh Diperjualbelikan

Dalam kesempatan tersebut, Usman Husin menegaskan bahwa seluruh bantuan alat pertanian dan benih jagung hibrida diberikan secara gratis. Penerima tidak dipungut biaya sepeser pun.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan dan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Bagi Usman Husin, dengan pengelolaan yang baik, alat pertanian dapat digunakan secara bergiliran sesuai kebutuhan anggota, sementara pemeliharaan dan biaya operasionalnya dapat diatur secara transparan melalui kesepakatan kelompok.

Tak Hanya Rote Ndao, Dukungan Pertanian Akan Diperluas

Usman Husin lebih lanjut menyatakan komitmennya untuk terus mendorong dukungan alat pertanian bagi daerah-daerah lain di wilayah pemilihannya, yakni Pulau Sumba, Kabupaten Sabu, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka.

Menurutnya, kebutuhan alat pertanian di berbagai daerah harus terus diperjuangkan melalui koordinasi dan dorongan kepada kementerian terkait agar dukungan mekanisasi pertanian dapat semakin menjangkau kelompok tani.

Upaya tersebut menjadi relevan di tengah kebutuhan untuk memperkuat produksi pangan daerah, meningkatkan efisiensi kegiatan usaha tani, dan memperluas akses petani terhadap teknologi pertanian yang sesuai dengan kondisi lahan masing-masing.