Amarasi, SonafNTT-News.com. Suasana Camp Pemuda Klasis Amarasi Selatan di halaman GMIT Jemaat Kefas Suit, Sabtu (4/7/2025), menjadi lebih dari sekadar ajang pembinaan iman. Kegiatan ini berubah menjadi ruang inspirasi ketika Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, hadir membagikan pengalaman hidup dan perjalanan pelayanannya kepada para pemuda GMIT di tanyain dengan masa reses
Bagi Winston, pertemuan tersebut bukan hanya menjalankan tugas sebagai wak rakyat tetapi juga menjadi momen yang membangkitkan kenangan selama 16 tahun mengabdi sebagai pengurus Pemuda Sinode GMIT. Pengalaman panjang itu menjadi bekal berharga yang ia bagikan kepada generasi muda agar siap menghadapi tantangan zaman dengan karakter yang kokoh dan iman yang teguh.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat, Winston mengajak para peserta untuk tidak takut memiliki mimpi besar. Menurutnya, setiap pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik, selama dibangun di atas fondasi karakter yang kuat, kedisiplinan, kerja keras, dan rasa takut akan Tuhan.
“Bermimpilah besar. Milikilah karakter yang kuat, disiplin, dan takut akan Tuhan. Itu adalah resep utama untuk mencapai apa yang kalian cita-citakan di masa depan,” pesannya di hadapan para peserta camp.
Hal tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda yang mengikuti kegiatan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari perkembangan teknologi, persaingan dunia kerja, hingga perubahan sosial yang begitu cepat, motivasi seperti ini dinilai sangat relevan. Kesuksesan, menurut Winston, tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh integritas, etika, dan kemauan untuk terus belajar serta melayani.
Sementara Pemuda Klasis Amarasi Selatan, Kendi Sufmera, mengapresiasi kehadiran Winston Rondo yang dinilai mampu memberikan energi positif bagi peserta. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam kehidupan para pemuda, sekaligus melahirkan lebih banyak pemimpin muda GMIT yang mampu memberi kontribusi bagi gereja, masyarakat, dan daerah.
Menurut Kendi, sosok Winston menjadi contoh bahwa pelayanan di organisasi kepemudaan dapat menjadi sekolah kepemimpinan yang membentuk karakter sekaligus membuka jalan untuk mengabdi di ruang publik. Jejak pengabdiannya dari Pemuda Sinode GMIT hingga dipercaya menjadi Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT diharapkan dapat menginspirasi generasi muda agar berani mengambil peran dalam pembangunan.
Kegiatan Camp Pemuda Klasis Amarasi Selatan pun menjadi pengingat bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya berfokus pada penguatan spiritual, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan visi hidup. Dari ruang-ruang sederhana seperti perkemahan pemuda gereja, lahir harapan akan hadirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, peduli terhadap sesama, dan siap membangun Nusa Tenggara Timur.








