Enam Jabatan Pemprov NTT Masih Lowong, Sekda Fransiskus Sales Sodo: Akan Saya Pelajari Mendetail

20260828_183432

Kupang, SonafNTT-News.com Enam jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih lowong menjadi perhatian. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Fransiskus Sales Sodo, memastikan proses terkait pengisian jabatan tersebut akan dipelajari secara mendetail dan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Fransiskus Saleh Sodo di tengah berbagai agenda penting yang sedang dihadapi Pemerintah Provinsi NTT, termasuk penanganan pasca bencana gempa bumi dan longsor yang berdampak pada sejumlah wilayah di Flores.

Menurut Fransiskus, persoalan jabatan yang kosong perlu ditangani melalui tahapan yang tepat sehingga prosesnya tetap berjalan sesuai aturan.

“Untuk enam jabatan lowong di lingkup Pemprov NTT, saya akan pelajari secara mendetail sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Fransiskus Sales Sodo, usai pelantikannya sebagai Sekretaris Daerah pada (28/8/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemetaan atau penjaringan terhadap jabatan tersebut telah berjalan dan akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya.

“Proses bidik sudah berjalan, kita menggunakan tahapan selanjutnya,” pungkasnya.

Menurunya,Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Pengisian jabatan bukan hanya berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pelaksanaan program dan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Karena itu, menurut Sekda Fransiskus Sales Sodo akan. mempelajari proses tersebut secara mendetail menjadi penting. Proses pengisian jabatan diharapkan menghasilkan figur yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai kebutuhan pemerintahan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT saat ini membutuhkan soliditas birokrasi dalam menghadapi berbagai agenda pembangunan, termasuk penanganan kondisi darurat akibat bencana.

Ia lebih lanjut menerangkan bahwa Pengisian enam jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mesin birokrasi Pemprov NTT agar mampu bekerja secara efektif.

Fransiskus Sales Sodo sebelumnya juga menekankan pentingnya membangun kerja sama dan tim yang solid serta berintegritas. Aparatur pemerintah diwajibkan mampu menerjemahkan kebijakan menjadi tindakan nyata dan mendorong peningkatan pembangunan daerah di berbagai aspek.

Ia menegaskan bahwa Pemanfaatan E-Government juga menjadi salah satu perhatian dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan modern.