Fransiskus Sales Sodo Resmi Jadi Sekda NTT, Gubernur Melki Titipkan 5 Pesan Penting

IMG-20260828-WA0083

Kupang,SonafNTT-News.com. Babak baru penguatan birokrasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi dimulai. Drs. Fransiskus Sales Sodo resmi dilantik dan diambil sumpah/janji sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sekda NTT), Jumat (28/8/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena.

Momentum penting tersebut turut dihadiri Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA, Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, S.Ars., M.Ars, Wakil Bupati Rote Ndao,Apremoi Dudelusy Dethan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Pejabat dan Staf Dinas Vertikal Lingkup Provinsi NTT.

Pelantikan Fransiskus Sales Sodo dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/TPA/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lima Pesan Gubernur Melki untuk Sekda Baru

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif, tetapi memiliki peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan berbagai kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, Gubernur menitipkan lima pesan penting kepada Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekda NTT yang baru.

Pertama, membangun birokrasi yang solid. Sekda diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan membangun kerja sama yang harmonis di lingkungan pemerintahan sehingga seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu arah untuk mencapai tujuan pembangunan NTT.

Kedua, memastikan setiap kebijakan diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Kebijakan pemerintah tidak boleh berhenti pada dokumen dan rapat, tetapi harus diwujudkan dalam program serta pelayanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Ketiga, menghadirkan birokrasi yang cepat namun tetap akuntabel. Kecepatan dalam pelayanan dan pengambilan keputusan harus berjalan beriringan dengan prinsip transparansi, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan.

Keempat, menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Gubernur menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanah pemerintahan. Jabatan harus digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Kelima, membangun birokrasi yang adaptif dan inovatif. Tantangan pembangunan yang terus berubah menuntut aparatur pemerintah untuk mampu beradaptasi, berpikir kreatif, serta menghadirkan berbagai terobosan dalam pelayanan publik.

Sekda Baru dan Harapan Besar untuk NTT
Pelantikan Fransiskus Sales Sodo menjadi Sekda NTT membawa harapan baru terhadap penguatan tata kelola pemerintahan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Lima tersebut menjadi arah kerja bagi Sekda baru dalam menggerakkan birokrasi agar lebih solid, responsif, bersih, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat” ujarnya

Ia menegaskan bahwa dengan amanah baru yang diemban, Fransiskus Sales Sodo diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat koordinasi pemerintahan demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Nusa Tenggara Timur.

Exit mobile version