Gubernur Melki Arahkan PT Flobamor Benahi Fondasi Usaha, Optimalkan Aset dan Ekspansi Bisnis

IMG-20260804-WA0024

Kupang, SonafNTT-News.com. Gubernur Nusa Tenggara Timur sekaligus Pemegang Saham Pengendali PT Flobamor (Perseroda), Emanuel Melkiades Laka Lena, memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Flobamor (Perseroda), Selasa (4/8), di Kupang.

RUPS membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penyampaian rencana strategis perusahaan, pembahasan dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Buku 2026, proyeksi pengembangan usaha tahun 2027 dan seterusnya, penyesuaian kebijakan remunerasi perusahaan, serta pembahasan terkait anak perusahaan.

Dalam arahannya, Gubernur Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa PT Flobamor perlu memperbaiki dan memperkuat perusahaan terlebih dahulu sebelum melakukan ekspansi usaha yang lebih luas.

“Yang pertama, rapikan problem utama PT Flobamor. Yang kedua, optimalkan aset-aset PT Flobamor yang ada saat ini dulu. Yang ketiga, baru ekspansi,” tegas Gubernur Melki

Menurut Gubernur, penguatan tata kelola dan optimalisasi aset merupakan langkah penting agar setiap investasi yang dilakukan perusahaan benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Direktur Utama PT Flobamor (Perseroda), Dominggus Elcid Li, dalam pemaparannya menyampaikan optimisme terhadap arah pengembangan perusahaan. Ia menegaskan komitmen manajemen untuk mengelola setiap penyertaan modal Pemerintah Provinsi NTT secara bertanggung jawab dan produktif, sehingga seluruh modal yang bersumber dari APBD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat usaha perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui RKAP Tahun Buku 2026, PT Flobamor menetapkan arah pengembangan usaha yang berfokus pada penguatan sektor perkapalan, optimalisasi sektor perhotelan dan pariwisata melalui pengembangan Hotel Sasando, pengembangan ekonomi kerakyatan melalui perluasan jaringan NTT Mart yang mencakup NTT Mart ASN, NTT Mart Petani, dan NTT Mart Nelayan, serta penguatan Food Laboratory melalui pengadaan peralatan laboratorium guna mendukung sertifikasi produk UMKM sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

Sementara itu, proyeksi pengembangan usaha mulai tahun 2027 diarahkan pada pengembangan sektor-sektor bernilai tambah, antara lain pengolahan limbah, operasional penuh Food Laboratory, pembangunan rumah potong unggas, pengembangan pabrik pakan ternak, serta berbagai industri skala kecil yang mendukung hilirisasi komoditas unggulan Nusa Tenggara Timur.

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui RKAP PT Flobamor Tahun Buku 2026 yang telah disusun Direksi sebagai pedoman pelaksanaan program kerja dan pencapaian target kinerja perusahaan.

RUPS juga membahas penyesuaian kebijakan remunerasi bagi jajaran komisaris, direksi, dan karyawan perusahaan. Kebijakan tersebut disusun dengan memperhatikan prinsip kepatutan, kemampuan perusahaan, serta kondisi ekonomi saat ini sebagai bagian dari upaya mendukung tata kelola perusahaan yang sehat dan profesional guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah ke arah yang lebih dengan mengoptimalkan potensi di segala bidang.