Hasto Kristiyanto Pimpin Peletakan Batu Pertama Kantor PDI Perjuangan Rote Ndao
Rote Ndao, SonafNTT-News.com. Dari titik paling selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, MM, menyalakan kembali api perjuangan rakyat. Dalam suasana yang sarat semangat gotong royong dan nasionalisme, Hasto memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao, Kamis (6/11/2025).
Peristiwa bersejarah ini menjadi bagian penting dari Konferensi Daerah (Konferda) VI DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, menandai tekad partai berlambang banteng untuk memperkuat konsolidasi politik dan membumikan semangat pembangunan dari wilayah perbatasan.
“Dari Rote, dari titik paling selatan Indonesia, kita teguhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan kedaulatan rakyat,” tegas Hasto penuh
Bagi Hasto, pembangunan kantor DPC di Rote Ndao bukan hanya proyek fisik, melainkan simbol ideologis — penegasan bahwa perjuangan PDI Perjuangan hadir hingga ke batas negeri. Kantor ini akan menjadi “rumah perjuangan rakyat”, tempat nilai-nilai gotong royong, kebangsaan, dan keadilan sosial terus hidup dan berdenyut.
“Batu yang kita letakkan hari ini bukan hanya fondasi bangunan, tapi fondasi perjuangan. Dari sini kita pancangkan tonggak sejarah — bahwa semangat PDI Perjuangan tak pernah padam,” ujar Hasto.
Dengan latar alam Rote yang elok dan strategis secara geopolitik, Hasto menegaskan bahwa pembangunan dari pinggiran adalah pengejawantahan nyata dari visi Trisakti Bung Karno: berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
PDI Perjuangan, kata Hasto, terus konsisten memperkuat Indonesia dari desa, dari daerah, dari batas negeri — memastikan rakyat di mana pun merasakan kehadiran negara.
Simbol “batu pertama” yang diletakkan Hasto menjadi refleksi mendalam tentang kekokohan semangat perjuangan partai. Batu melambangkan keteguhan hati dan konsistensi — fondasi yang menopang seluruh gerak juang partai menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.
Dari hamparan pantai Rote yang berangin lembut, gema perjuangan PDI Perjuangan menggema ke seluruh penjuru Nusa Tenggara Timur. Rote menjadi saksi bahwa semangat banteng tak mengenal batas, menatap masa depan dengan optimisme dan cinta tanah air yang menyala-nyala.
“Dari selatan Nusantara, kita kirim pesan: perjuangan PDI Perjuangan tak berhenti di pusat, tapi hidup di hati rakyat di setiap pelosok negeri,” tutup Hasto
