Jasa Raharja dan Ditlantas Polda NTT Gandeng Ojol, Gencarkan Edukasi Keselamatan

IMG-20260630-WA0026

Kupang, SonafNTT-News.com. Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mewujudkan budaya berkendara yang aman, PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTT menggelar aksi jemput bola dengan menggandeng komunitas ojek online (ojol). Kegiatan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas ini dilaksanakan secara langsung di sejumlah titik keramaian pangkalan ojol di wilayah Kota Kupang, Jumat (26/6).

 

Langkah strategis merangkul komunitas ojol ini diambil karena para pengemudi ojol memiliki mobilitas yang sangat tinggi setiap harinya di jalan raya. Keberadaan mereka dinilai sangat krusial tidak hanya sebagai pengguna jalan aktif, namun juga sebagai mitra strategis potensial dalam menyebarkan “virus” tertib berlalu lintas kepada masyarakat luas secara langsung di lapangan.

 

 

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur, Sumantri M. Baswan, menjelaskan bahwa metode pendekatan dalam kegiatan ini sengaja dirancang secara informal dan interaktif guna menciptakan komunikasi dua arah yang lebih efektif dan menyentuh akar rumput.

 

 

“Kegiatan kolaborasi langsung bersama Ditlantas Polda NTT ini menjadi ruang silaturahmi dan diskusi yang sangat inklusif. Di sini, kami tidak hanya memberikan sosialisasi satu arah, tetapi benar-benar merangkul, bertatap muka, dan mendengarkan langsung aspirasi rekan-rekan komunitas ojol yang merupakan garda terdepan pengguna jalan di NTT,” ujar Sumantri M. Baswan saat ditemui di lokasi kegiatan.

 

 

“Melalui dialog interaktif di lapangan ini, kami mengupas tuntas pentingnya aspek kepatuhan berkendara sekaligus memperjelas hak dan kewajiban masyarakat terkait perlindungan dasar Jasa Raharja. Kami berharap, sinergi dan aksi nyata yang hangat ini mampu membentuk agen-agen perubahan yang membawa dampak konkrit bagi penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kita,” jelasnya.

 

 

Dalam kegiatan edukasi tatap muka tersebut, tim gabungan Jasa Raharja NTT dan Ditlantas Polda NTT mengulas berbagai poin penting keselamatan, mulai dari kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, kelengkapan surat berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, hingga etika berkendara yang berkeselamatan. Selain itu, para driver ojol juga dibekali pemahaman mendalam mengenai peran Jasa Raharja sebagai penjamin pertama korban kecelakaan lalu lintas jalan serta alur kemudahan pengurusan santunan.

 

 

Melalui pendekatan yang inklusif dan humanis ini, para pengemudi ojek online menyambut baik serta berkomitmen tinggi untuk ikut menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas (safety riding). Diharapkan, sinergi nyata antara regulator dan komunitas transportasi online ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif demi menekan fatalitas korban kecelakaan di jalan raya NTT.

 

 

 

 

Exit mobile version