daerah

Jelang Hari Bakti PUPR ke-80, Jane Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Infrastruktur di TTS, TTU, Sumba, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Malaka

Kupang, SonafNTT-News.com. Menjelang peringatan Hari Bakti PUPR ke-80, Wakil Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Timur (NTT) Jane Natalia Suryanto menyampaikan pesan tegas kepada pemerintah pusat terkait kondisi infrastruktur di sejumlah kabupaten yang dinilainya masih jauh dari standar ideal. Dengan mengusung tema nasional “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Jane menilai momentum ini penting untuk kembali menyoroti ketimpangan pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah pelosok NTT.

Dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (2/12/2025), Jane menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus diurus sampai tuntas dan harus pula benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah terpencil. Ia menyoroti kondisi jalan dan jembatan di TTS, Kabupaten Kupang, TTU, Rote Ndao, Sumba dan Malaka yang menurutnya masih memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“ Pada Pemilu sebelumnya saya calon wakil Gubernur, banyak berkeliling 22 Kabupaten/Kota cukup mengetahui kondisi jalan oleh karena itu Sebagai kader Partai Amanat Nasional, saya meminta pemerintah pusat memberikan perhatian lebih bagi pembangunan infrastruktur di NTT. Sejumlah jalan dan jembatan, seperti di TTS, Kabupaten Kupang, TTU, Rote Ndao, dan Malaka, masih jauh dari harapan,” tegas Jane.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur berkeadilan sejatinya adalah wujud pemerataan pembangunan nasional—bahwa akses dan kualitas hidup tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar. Infrastruktur yang baik, kata Jane, akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Jane juga menyampaikan bahwa infrastruktur yang memadai—mulai dari jalan, jembatan, pelabuhan, akses internet hingga fasilitas kesehatan—memegang peranan vital dalam mendorong sektor ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

“Kalau jalan bagus, pasti akses masyarakat dan perputaran ekonomi semakin bertumbuh. Dampaknya juga luar biasa bagi sektor pendidikan, kesehatan, hingga UMKM,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerataan infrastruktur bukan hanya kebutuhan teknis, melainkan strategi penting untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan memperkuat fondasi menuju Indonesia maju. Tanpa infrastruktur yang layak, daerah-daerah terpencil akan terus tertinggal, baik dari aspek pembangunan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Seruan Jane menjadi pengingat bahwa pembangunan nasional harus menyentuh seluruh lapisan dan wilayah, tidak terkecuali kabupaten-kabupaten yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Di momentum Hari Bakti PUPR ke-80, ia berharap pemerintah pusat semakin peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di NTT, terutama di sektor vital seperti jalan dan jembatan

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *