daerah

Kabar Baik, Longsor Henes –Motamasin di Kabupaten Belu Segera Ditangani, BPJN Kucurkan Rp9,8 Miliar

Atambua, SonafNTT-News.com. Harapan warga akhirnya terjawab. Setelah sekian lama dihantui ancaman longsor yang kerap memutus akses, ruas jalan Henes –Motamasin di Kabupaten Belu dipastikan segera ditangani mulai pekan depan. Pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur (BPJN) telah menyiapkan anggaran besar senilai Rp9,8 miliar untuk mengatasi persoalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

 

Tim pelaksana Paket Longsoran, Henes –Motamasin saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 23/4/2026 menegaskan bahwa seluruh armada dan perlengkapan sudah berada dalam kondisi siap kerja. Fokus pekerjaan akan diarahkan pada dua titik paling rawan di kawasan Laktutus, yang selama ini dikenal sebagai “titik kritis” karena sering menghambat bahkan memutus jalur penghubung antar wilayah, terutama saat musim hujan.

 

“Pekerjaan penanganan longsor ini akan difokuskan pada dua titik rawan yang berada di Laktutus, Desa Fohoeka Kecamatan Nanaet Duabesi Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kedua titik tersebut selama ini menjadi hambatan serius bagi mobilitas warga, terutama saat musim hujan”pungkasnya

 

Ia menegaskan bahwa Penanganan longsoran pada ruas jalan Henes –Motamasin memiliki manfaat strategis baik konektivitas, keamanan, dan memudahkan interaksi ekonomi antara warga, meningkatkan kestabilan lereng agar badan jalan tidak tergerus atau tertimbun material longsor, yang dapat merusak struktur jalan secara permanen dan menjamin ruas Jalan yang bebas dari gangguan longsor mempercepat waktu tempuh, yang pada gilirannya mengurangi biaya operasional kendaraan dan memperlancar distribusi barang serta jasa di wilayah tersebut.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *