daerah

KADIN NTT Apresiasi Undana: Sinergi Dunia Usaha dan Kampus Dorong Ekonomi NTT

Kupang, Sonaf NTT-News.com. Dalam upaya memperkuat fondasi pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur (NTT), kolaborasi antara dunia usaha dan akademisi menjadi semakin krusial. Hal ini tampak nyata dalam hubungan erat antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT dan Universitas Nusa Cendana (Undana). Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto, secara terbuka menyampaikan apresiasinya terhadap Undana yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyediakan sumber daya manusia berkualitas bagi perusahaan-perusahaan anggota KADIN se-NTT.

“Kami sangat berterima kasih kepada Undana yang terus memberikan dukungan nyata untuk dunia usaha, dengan menyiapkan lulusan yang siap kerja, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan industri,” ujar Bobby Lianto, Kamis 2/10/2025.

Kerja sama antara KADIN NTT dan Undana semakin diperkuat lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diinisiasi oleh Prof. Jefri Bale, selaku Wakil Rektor IV bidang Kerja Sama. MoU ini membuka jalan bagi berbagai bentuk sinergi: mulai dari pertukaran tenaga ahli, kegiatan riset bersama, pengembangan program ekonomi kerakyatan, hingga dukungan akademis dalam proyek-proyek strategis KADIN.

Dalam beberapa kegiatan kuliah umum di Undana, KADIN hadir sebagai narasumber untuk membagikan wawasan dunia industri. Sebaliknya, dalam berbagai event KADIN, Undana turut mengirimkan tenaga ahli dan pembicara yang berkontribusi secara nyata dalam mendukung perencanaan bisnis dan investasi di daerah.

Tak hanya sebatas kerja sama administratif, hasil penelitian dari Prof. Jefri dan tim peneliti Undana bahkan telah diadopsi menjadi model kolaborasi bisnis oleh KADIN NTT. Hal ini menandai bahwa Undana tak hanya melahirkan teori, tapi juga solusi praktis bagi pengembangan dunia usaha di daerah.

Yusak Benu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Investasi dan Maritim KADIN NTT, mengungkapkan bahwa keterlibatan akademisi memberikan dimensi ilmiah dan keberlanjutan dalam proyek-proyek investasi, termasuk dalam rencana pengembangan Free Trade Zone (FTZ) yang kini sedang difokuskan oleh KADIN.

Dalam kesempatan yang sama, Chris Samara, WKU Koordinator Perekonomian KADIN NTT, menyatakan bahwa figur seperti Prof. Jefri Bale sangat dibutuhkan oleh dunia usaha.

“Beliau memiliki jaringan luas, kapasitas akademik yang mumpuni, dan yang terpenting: rendah hati. Dunia usaha sangat membutuhkan sosok seperti ini untuk menjembatani kolaborasi lintas sektor,” ujar Chris.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan akademisi tidak bisa dipisahkan dari upaya membangun ekonomi rakyat dan mendukung Program Gubernur NTT ‘Ayo Bangun NTT’.

Kolaborasi KADIN dan Undana diharapkan menjadi role model bagi sinergi antara kampus dan dunia usaha di daerah lain. Tak hanya memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, tetapi juga mendorong penciptaan inovasi yang aplikatif di sektor-sektor strategis.

Bobby Lianto menutup pernyataannya dengan harapan agar kerja sama ini terus berkembang:

“NTT membutuhkan ekosistem pembangunan yang kolaboratif. Ketika dunia usaha dan akademisi bersatu, masa depan ekonomi NTT akan lebih cerah.”

Ia menegaskan Kolaborasi antara KADIN NTT dan Universitas Nusa Cendana menunjukkan bahwa sinergi antara kampus dan industri bukan lagi konsep, tapi kenyataan yang berdampak langsung. Di tengah tantangan ekonomi, kerja sama ini memberi harapan baru bagi percepatan pembangunan NTT yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *