daerah

Kejar Target 2026, Pemkot Kupang Tekankan Disiplin Data Penurunan Stunting

 

Kupang, SonafNTT-News.com. Pemerintah Kota Kupang terus memacu langkah serius dalam menekan angka stunting. Memasuki tahun 2026, disiplin data dan ketepatan waktu ditegaskan sebagai fondasi utama keberhasilan intervensi penurunan stunting di daerah ini. Penegasan tersebut mengemuka dalam Rapat Reviu Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP., MM.

 

 

Rapat yang melibatkan lintas sektor ini dihadiri oleh perwakilan berbagai perangkat daerah strategis, mulai dari Dinas Kesehatan, DP2KB, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PUPR, Dukcapil, Dinas Sosial, hingga Dinas Kominfo, serta para operator teknis dari masing-masing OPD. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi penopang utama strategi konvergensi stunting di Kota Kupang.

 

Wildrian menjelaskan, rapat reviu tersebut merupakan kelanjutan dari konsolidasi data sebelumnya bersama seluruh camat dan kepala puskesmas se-Kota Kupang. Hasilnya dinilai signifikan, karena seluruh data berhasil diinput hanya dalam waktu lima hari—sebuah capaian yang mencerminkan tingginya komitmen dan kedisiplinan seluruh pemangku kepentingan.

 

 

“Ini berkat kerja sama seluruh camat, kepala puskesmas, serta para operator puskesmas, PLKB, dan setcam. Disiplin dan komitmen semua pihak sangat menentukan kualitas data yang kita miliki,” tegas Wildrian.

 

 

Pada tahap reviu, fokus utama diarahkan pada pemeriksaan kualitas dan kelengkapan indikator, sekaligus penguatan penandaan anggaran pada seluruh tahapan Aksi Konvergensi Stunting. Perhatian khusus diberikan pada Tahapan Aksi 3a, yakni penguatan pelaksanaan penandaan anggaran tahun berjalan 2026 agar setiap program intervensi tepat sasaran dan terukur.

 

 

Pemkot Kupang menilai, data yang akurat dan terintegrasi bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan instrumen penting dalam memastikan setiap kebijakan penurunan stunting benar-benar menyentuh kelompok sasaran. Dengan penguatan disiplin data ini, Kota Kupang optimistis mampu mengejar target penurunan stunting 2026 secara lebih efektif dan berkelanjutan.

 

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *