Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Turun Langsung di Lokasi Gempa Flores, Kader Diperintah Bergerak Cepat Bantu Rakyat

179036-768x509

FLORES, SonafNTT-News.com. Di tengah situasi darurat pasca gempa Flores, Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) Yunus Takandewa turun langsung ke lokasi bencana. Dari tengah situasi yang masih membutuhkan penanganan cepat, Yunus mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader, struktur partai, badan, sayap partai, dan relawan agar bergerak membantu masyarakat terdampak.

Ia menegaskan bahwa kerja kemanusiaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam memastikan kebutuhan paling mendasar warga tetap terpenuhi.

“Tidak boleh ada yang kelaparan karena tidak ada makan dan minum/air bersih,” menjadi salah satu penekanan dalam instruksi tersebut.
Bagi warga yang masih bertahan di tengah kondisi darurat, makanan, air minum, air bersih, layanan kesehatan, dan rasa aman bukan sekadar bantuan tambahan. Semua itu merupakan kebutuhan yang harus segera dipastikan ketersediaannya.

Perintahkan Kader Bergerak, Bukan Sekadar Hadir

Ketua DPD Perjuangan NTT Yunus Takendewa dalam keterangannya meminta seluruh jajaran yang terlibat dalam penanganan bencana untuk aktif turun ke lapangan. Kampung pengungsian dan lokasi warga terdampak harus dipantau secara berkala agar kebutuhan masyarakat dapat diketahui secara langsung.

Instruksi tersebut sekaligus menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya mengandalkan laporan dari balik meja.

Kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat. Kebutuhan warga hari ini belum tentu sama dengan kebutuhan beberapa jam kemudian. Karena itu, kader dan relawan dituntut memiliki kepekaan untuk melihat persoalan secara langsung dan segera mengambil tindakan.

Pasien Serius Harus Segera Dievakuasi

Selain persoalan logistik, perhatian besar diarahkan pada keselamatan dan kesehatan warga.

Anggota DPRD NTT Yunus Takandewa meminta jajaran lapangan membantu proses evakuasi pasien yang mengalami kondisi serius dan membutuhkan penanganan segera ke rumah sakit maupun fasilitas kesehatan terdekat.

Dalam situasi bencana, kecepatan menjadi faktor penting. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan medis, respons tidak boleh terlambat hanya karena menunggu keadaan menjadi lebih buruk.

Instruksi tersebut menunjukkan bahwa kerja kemanusiaan harus menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Jangan Biarkan Informasi Keliru Memicu Kepanikan
Di tengah situasi pasca gempa, persoalan informasi juga menjadi perhatian. Yunus meminta jajaran partai ikut memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah panik.

Warga juga diarahkan menjadikan BMKG dan lembaga resmi terkait sebagai rujukan utama dalam memperoleh informasi mengenai perkembangan gempa, potensi ancaman, maupun kewaspadaan dini.

Langkah ini penting karena dalam kondisi darurat, informasi yang belum terverifikasi dapat dengan cepat menimbulkan kepanikan baru.

Karena itu, kader dan relawan tidak hanya dituntut membawa bantuan, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang tenang dengan menyampaikan informasi yang benar.

Yunus Bersama Tim Terus Dampingi Warga
Yunus Takandewa diketahui terus berada di lokasi bencana Flores bersama Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, Sri Rahayu, serta tim medis partai untuk mendampingi dan membantu masyarakat terdampak.

Kehadiran langsung di lokasi menjadi bagian dari upaya melihat kondisi warga secara nyata sekaligus memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam situasi seperti ini, ukuran keberhasilan bukan sekadar seberapa banyak orang datang ke lokasi bencana, tetapi seberapa banyak kebutuhan warga yang benar-benar dapat dipenuhi.

“Terus Berjuang Bersama”

Di penghujung instruksinya, Yunus menyampaikan pesan kepada seluruh kader, badan, sayap partai, dan relawan yang sedang bergerak dalam penanganan bencana.

“Terus berjuang bersama untuk penanganan darurat,” tulis Yunus.

Ia juga menyerukan semangat gotong royong untuk membantu proses pemulihan pasca gempa Flores.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, relawan, organisasi kemasyarakatan, partai politik, tenaga medis, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memastikan warga terdampak tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

Di tengah Flores yang masih berjuang bangkit dari dampak gempa, instruksi Yunus Takandewa menempatkan satu hal sebagai prioritas: rakyat harus mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

Bukan tentang siapa yang paling banyak terlihat di lokasi. Bukan pula tentang siapa yang paling ramai diberitakan.
Tetapi tentang siapa yang hadir ketika warga membutuhkan makanan, air bersih, layanan kesehatan, evakuasi, informasi yang benar, dan rasa aman.