Metode Belajar Gasing sebagai Salah Solusi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kupang, Sonafntt-news.com.  Dalam rangka menjawab perkembangan zaman di era digital, pemerintah Kota Kupang terus melakukan berbagai inovasi dan salah satunya menghadirkan metode pembelajaran  Gampang,Asik dan menyenangkan  (Gasing).Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SD Canosa  Kecamatan Maulafa Kota Kupang,  selasa, 13 juni 2023.

Kepala Sekolah SDK  Canosa  Sr. Ignosa Kefi, Fd,cc.SPd, usai kegiatan saat dikonfirmasi wartawan menguraikan bahwa hari dilakukan  Pembukaan Pelatihan Pandai berhitung dengan Metode Gampang, Asyik dan Menyenangkan (GASING) bagi Guru SD/Mi dan Guru mata pelajaran Matematika/IPA Jenjang SMP/MTs se-Kota Kupang dan secara teknis Dinas Pendidikan Kota Kupang   sudah membagi Jadwal pendampingan  dan SDK Canosa  kegiatan terhitung 28 juni-5 juli 2023.

Kepsek SDK Canosa lanjut menjelaskan tujuan dari metode pembelajaran Gasing yakni meningkatkan keterampilan  dan daya tangkap anak-anak mengenai pentingnya  sebuah pengetahuan serta ketepatan dalam menyelesaikan sebuah tugas yang diberikan.

“Metode Gasing  ini juga  sangat penting mengejar ketertinggalan, meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kupang  sehingga  ke depan mampu bersaing dengan kota-kota besar di Jakarta”ungkapnya.

 Menurutnya, kedepan pemkot juga akan membuka sebuah sekolah negeri yang berasrama  di Kelurahan di Tuak Daun Merah,yang prinsipnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar siswa/i menjadi menjadi generasi yang cerdas dan berprestasi.

Dalam kesempatan tersebut Kepsek SDK Canosa juga welcome kepada siapa yang mau datang untuk belajar bersama dan untuk saat ini yang diperkuat di internal mengenai SDM dan sebagai contoh pa pejabat walikota Kupang sudah melakukan kunjungan dan menghimbau sekolah-sekolah untuk datang berbagi pengalaman bersama dan untuk diketahui dua minggu kemarin SD Kristen generasi unggul melakukan studi banding mengenai observasi pembelajaran di kelas, administrasi sekolah dan penerapan merdeka belajar yang sudah dilakukan tiga tahun sebelumnya.Selain itu, adanya ruang dialog mengenai proses belajar yang diterapkan  dan  yang menarik pola pendidikan karakter dan menciptakan suasana yang nyaman dengan siswa. (Mf/Sn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *