Peduli Bencana Alam, PGRI TTU Serahkan Bantuan Pakaian Layak Layak Pakai Bagi Korban Dampak Banjir

Kefamenanu,sonafntt-news.com. Curah hujan belakangan ini membuat semua aktivitas terhambat dan hal dimaksud membuat Dewan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang TTU mengambil andil dan salah satunya melalui menyerahkan bantuan pakaian layak pakai bagi korban yang terdampak banjir.

Pantauan media ini, Penyerahan bantuan pakaian layak pakai disaksikan langsung oleh Bupati TTU Drs.Juandi David bersama Ketua PKK Kabupaten TTU Dra.Elvira Ogom.Turut hadir ketua PGRI Cabang TTU PGRI Dominikus Nitsae,SPd dan Wakil ketua PGRI TTU Audio Balan, Ketua PGRI Cabang Bikomi Selatan dan Ketua PGRI Cabang Miomaffo Timur dan rekan-rekan guru lingkup Kabupaten TTU ,Minggu 4 April 2021.

Ketua PGRI Cabang TTU Dominikus Nitsae,SPd dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk kepedulian bagi masyarakat yang terdampak akibat curah hujan yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan banyak rumah warga rusak dan warga di beberapa lokasi dalam kecamatan Kota Kefamenanu untuk sementara mengungsi di rumah saudara/i yang dianggap nyaman.

Dominikus Nitsae berharap kiranya bantuan yang diberikan meringankan beban yang dialami warga dan meminta seluruh pihak agar terlibat aktif melakukan langkah-langkah konkrit dan efektif dalam penanganan bencana alam di TTU.

Alumni PMKRI Cabang Kefamenanu juga menghimbau kepada publik, jika ada yang mau menyalurkan bantuan pakaian layak pakai dan bantuan sembako bagi korban akibat dampak banjir bisa diserahkan melalui alamat
SMK Katolik Kefamenanu atau dapat menghubungi Nomor HP/WA :+6281339470275 (Bapak Adio Balan) dan +62 812-3764-1492 (Ibu Melania Hania).

Bupati TTU Drs.Juandi David dalam keterangannya menyampaikan terima kasih yang berlimpah kepada Pengurus PGRI Cabang TTU atas dukungannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan meminta agar selalu waspada atas potensi hujan dan angin kencang yang sangat membahayakan keselamatan bagi siapa saja.

“Mari kita saling mendukung dan memastikan lingkungan tempat tinggal masing -masing aman dari bahaya bencana alam dan jika menemukan potensi banjir yang menyebabkan kerusakan rumah dan hal lainya kami berharap segera membangun komunikasi dengan dinas teknis guna penanganan lebih lanjut”,tegas Juandi David.(Mf/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *