Bali, SonafNTT-News.com. Pemerintah terus mempercepat upaya penyelamatan kawasan pesisir Bali dari ancaman abrasi. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, turun langsung meninjau progres Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II Package 2 Kuta-Legian-Seminyak pada Minggu (5/7/2026), guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target dan dapat diselesaikan pada November 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kunjungan tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan pesisir yang menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia. Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak selama ini menghadapi tantangan abrasi yang berpotensi mengancam garis pantai, infrastruktur, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.
Dalam peninjauan itu, Diana memastikan pembangunan struktur utama breakwater telah rampung. Keberadaan struktur pemecah gelombang tersebut menjadi fondasi penting untuk mengurangi energi ombak sekaligus menjaga stabilitas garis pantai.
Tahap berikutnya akan difokuskan pada pekerjaan sand nourishment atau pengisian pasir sepanjang 5,3 kilometer di kawasan Pantai Kuta-Legian-Seminyak. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengisian kembali stok pasir di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, dengan total kebutuhan sekitar 750.000 meter kubik pasir. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pantai terhadap abrasi sekaligus menjaga kualitas kawasan wisata.
Meski sempat menghadapi kendala teknis pada kapal Trailing Suction Hopper Dredger (TSHD) akibat cuaca ekstrem, proyek tidak berhenti. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida bersama tim pelaksana telah menyiapkan metode kerja alternatif agar seluruh tahapan tetap berjalan sesuai jadwal tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
Percepatan proyek konservasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
kawasan Pantai Kuta-Legian-Seminyak diharapkan memiliki perlindungan yang lebih kuat dari ancaman abrasi, sehingga keamanan infrastruktur, permukiman warga, dan aktivitas pariwisata dapat terus terjaga. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam memastikan Bali tetap menjadi destinasi wisata kelas dunia yang aman, berkelanjutan, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.












