Pentingnya Pendidikan Bagi Orang Muda Untuk Mengurangi Angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Sumba Barat Daya,sonafntt-news.com. Orang Muda merupakan salah satu elemen penting yang wajib hukum memiliki Sumber Daya Manusia yang baik dan benar di segala aspek termasuk memiliki pengetahuan mengenai pentingya Kehidupan Keluarga sebagai salah wujud nyata mendukung pembangunan nasional yang berkarakter dan berkualitas menuju daerah serta berdaya saing.

Masyarakat termasuk orang muda di Kabupaten Sumba Barat Daya harus di bekali dan harus pula mampu memainkan perannya di segala sektor dengan baik guna mendorong kehidupan keluarga yang berkualitas sesuai norma dan nilai yang berlaku maupun mengacu terhadap peraturan pemerintah melalui Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Langkah ini ke depan jika dilakukan dengan baik tentu akan memberikan dampak positif bagi kelangsungan hidup berkeluarga dan mengurangi angka kekerasan dalam rumah tangga.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI asal Partai Nasdem Ratu Ngadu B. Wulla, ST dalam rangka sosialisasi mengenai program pembangunan keluarga bersama mitra kerja yakni Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT.Kegiatan ini berlangsung di aula Rooluwa Desa Watukawula Kecamatan Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya yang dihadiri oleh BKKBN Sumba Barat Daya dan orang muda berjumlah 200 orang,Senin 21 Desember 2020.

Ratu Ngadu B. Wulla, ST dalam materi dalam menyampaikan bahwa kemajuan dan keamanan sebuah daerah sangat ditentukan oleh peran orang muda.Orang Muda juga memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat mengenai pentingnya kehidupan keluarga yang baik dan sebagai wujud mengurangi kekerasan dalam rumah tangga di tengah perkembangan dunia yang kompleks.hal ini harus diperhatikan dan di dukung oleh seluruh elemen baik dari daerah hingga tingkat pusat.

Ratu Ngadu B. Wulla menegaskan bahwa orang muda harus menjadi penggerak di segala aspek dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas termasuk memberikan pencerahan di setiap desa tentang pentingnya membangun kehidupan keluarga yang bermartabat bahkan menghapus bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga.

Ia menambahkan bahwa kemajuan suatu daerah juga dipengaruhi oleh pengelolaan perencanaan kependudukan keluarga Berencana terutama bersama lembaga mitra terkait guna menjamin kelangsungan hidup suatu keluarga dalam kehidupan sosial masyarakat.

Sementara pemateri Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT Marianus maukuru, SE, MPH menyampaikan bahwa di tengah peradaban bangsa yang sangat kompleks semua elemen bangsa berkewajiban dan mengambil peran aktif dalam pelaksanaan pembangunan daerah termasuk mengawal program pelaksanaan kependudukan keluarga berencana menuju keluarga berkualitas dengan satu prinsip menjamin meningkatnya Fertilitas, meningkatnya penyediaan layanan pendidikan, pengaturan penduduk usia muda dn meningkatnya penduduk lansia, dan meningkatnya kebutuhan perumahan.Selain itu hal yang haru diperhatikan bersama yakni pemanfaatan bonus demografi di masa mendatang dan perhatian khusus dalam percepatan penanganan Stunting dan Gizi buruk apalagi di NTT harus diperhatikan secara serius.

Di samping itu pembicara dari BKKBN Kabupaten Sumba Barat Daya Okavina Samani menerangkan bahwa pentingnya menyiapkan perencanaan kependudukan keluarga yang didukung dengan data dengan valid guna mendorong kehidupan keluarga yang berkualitas dan menjamin pertumbuhan penduduk yang seimbang di seluruh Kabupaten/Kota termasuk di wilayah NTT menuju daerah yang maju dan berdaya saing.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun Sumber Daya Manusia dengan menjamin Kesehatan Ibu Hamil, Kesehatan Bayi dan Balita, kesehatan anak usia sekolah, penurunan angka stunting, kematian ibu dan bayi, dan peningkatan kualitas pendidikan.(MF/SN ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *