PLN UIW NTT Soroti Potensi Besar Energi Surya, Kapasitas PLTS Oelpuah Bisa Ditingkatkan

Kupang, SonafNTT-News.com. Potensi energi surya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai sangat besar dan masih terbuka luas untuk dikembangkan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Media Gathering yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT bersama sejumlah awak media dengan meninjau langsung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Oelpuah di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa PLTS Oelpuah merupakan salah satu aset strategis energi terbarukan di NTT yang telah beroperasi sejak tahun 2016. Pembangkit berkapasitas 5 Megawatt Peak (MWp) tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 5 hektare dan menjadi bagian penting dalam mendukung pasokan listrik ramah lingkungan di Pulau Timor.

Menurut Eko, karakteristik pembangkit tenaga surya berbeda dengan pembangkit konvensional yang mengandalkan bahan bakar dan sistem mekanik. Produksi listrik dari PLTS sangat bergantung pada intensitas radiasi matahari yang diterima panel surya.

“Pada jam-jam tertentu, terutama antara pukul 11.00 hingga 14.00 WITA, penyerapan energi matahari berada pada kondisi optimal. Namun ketika intensitas cahaya menurun, kapasitas pembangkitan juga ikut berkurang,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi iklim NTT yang didominasi musim kemarau panjang dan tingkat penyinaran matahari yang tinggi menjadi keunggulan tersendiri bagi pengembangan energi surya di daerah tersebut.

PLTS Oelpuah sendiri menggunakan sistem On-Grid yang terhubung langsung dengan jaringan PLN. Energi matahari yang ditangkap panel surya dikonversi menjadi arus listrik searah (DC), kemudian diubah oleh inverter menjadi arus bolak-balik (AC) sebelum disalurkan ke jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Eko menilai, jika kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat, maka kapasitas pembangkit tenaga surya di wilayah Oelpuah berpotensi untuk ditingkatkan. Penambahan kapasitas dinilai penting guna menjawab pertumbuhan konsumsi listrik sekaligus memperkuat bauran energi baru terbarukan di NTT.

“Apabila permintaan listrik semakin besar sementara pembangkit yang tersedia hanya satu, tentu kapasitasnya perlu ditambah agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa melalui pengembangan PLTS Oelpuah dan program bantuan listrik gratis, PLN UIW NTT tidak hanya memperkuat ketahanan energi daerah, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain menyoroti pengembangan energi hijau, PLN UIW NTT juga menunjukkan komitmennya terhadap aspek sosial. Dalam kesempatan tersebut, PLN menyerahkan bantuan sambungan listrik gratis kepada 50 keluarga kurang mampu di Desa Oelpuah.

Program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena membantu meningkatkan akses listrik bagi warga yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi. Kehadiran listrik diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Exit mobile version